Neraca Perdagangan Mei Surplus USD75.6 juta, Rupiah unggul 38 Poin terhadap Dolar AS

Jakarta – Di hari ketiga pada pekan ini, Rupiah menutup dengan penguatan sebesar 38 poin di level Rp 13.355/USD pada akhir Rabu (15/7). Sepanjang hari ini, Rupiah bergerak di kisaran level Rp 13.344-13.424/USD.

Dibuka pada posisi plus 5 poin di level Rp 13.388/USD, Rupiah melalui sesi tarik ulur yang cukup mendebarkan akibat ekspektasi hasil FOMC meeting malam nanti. Tak ingin melewatkan kesempatan, investor segera melakukan aksi ambil untung secara masif di .

Beruntungnya, aksi profit taking tersebut tak berlangsung lama, sebab data Mei 2016 yang diklaim USD 75.6 juta oleh Badan Pusat Statistik () membuat para pelaku pasar berpikir ulang karena sedikit meleset dari prediksi pasar.

Sebagaimana dirilis oleh BPS, surplus sebagian besarnya disumbang oleh sektor nonmigas. Pada Mei 2016, tercatat turun 9,75% YoY, begitu juga dengan nilai yang menyusut 4,12% YoY. Sebelumnya, konsensus memprediksi ekspor pada Mei turun sekitar 7,80% year on year, sedangkan untuk diprediksi turun 5,83%.

Memasuki jeda perdagangan, Rupiah ditutup sementara dengan 9 poin (0,07%) di level Rp 13.384/USD. Hingga 30 menit jelang penutupan pasar spot, Rupiah tercatat berada di level Rp 13.359/USD dengan 35 poin. Rupiah kemudian ditutup pada level Rp 13.355/USD setelah 38 poin.

Loading...