Naik Mulai Awal Januari, Biaya Cabut Berkas Motor Kini Rp 150.000

Cabut Berkas Motor - rianranau.wordpress.com

Jakarta – Mulai tanggal 6 Januari lalu telah menaikkan negara bukan pajak (PNBP) di lingkungan Polri. Kenaikan PNBP tersebut diterapkan untuk Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), hingga Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 Tahun 2016 untuk menggantikan peraturan sebelumnya, yakni PP Nomor 50 Tahun 2010. Kenaikan pajak tersebut mencapai 100% dari tarif sebelumnya.

“Itu kan pemerintah yang menaikkan. Ada PP-nya. Aturan baru ini mengganti Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

Kenaikan biaya PNBP ini tak hanya diterapkan untuk sepeda motor, tetapi juga kendaraan roda empat alias . Untuk pengurusan cabut berkas atau mutasi sepeda motor roda 2 atau roda 3, masyarakat akan dikenai biaya sebesar Rp 150.000, dari yang sebelumnya hanya dikenai biaya sebesar Rp 75.000 saja.

Prosedur cabut berkas ini diperlukan jika sepeda motor melakukan perpindahan yang melibatkan 2 daerah Samsat dan berbeda provinsi. Dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk cabut berkas motor antara lain, STNK asli dan salinannya, BPKB asli dan salinannya, KTP asli pemilik dan salinannya, serta kwitansi pembelian motor bermeterai Rp 6.000 dan salinannya.

Selain biaya mutasi, pemilik kendaraan biasanya juga akan dikenai biaya lain seperti biaya cek fisik motor di Samsat daerah asal sekitar Rp 30.000 dan biaya pengambilan berkas sebesar Rp 10.000. Dibandingkan mengurus lewat calo, mengurus mutasi motor sendiri jauh lebih murah dan prosesnya pun tergolong mudah.

Loading...