Muncul Banyak Forum Saingan, Andrew Darwis Tak Merasa Kaskus Terancam

Hingga kini forum Kasak Kusuk alias Kaskus masih menjadi forum nomor satu di Indonesia. Bagaimana tidak? Forum satu ini selalu dikunjungi sekitar 900 ribu orang dengan jumlah page view per hari melebihi 15 juta orang. Tak heran jika Kaskus menjadi forum dengan jumlah user atau terbanyak di Indonesia.

Kaskus dibangun oleh 2 pemuda asal Indonesia, yaitu Andrew Darwis dan Ken Dean Lawadinata pada November 1999 di Seattle, Amerika Serikat dan terus dikembangkan hingga 17 tahun lamanya. Selain memfasilitasi diskusi antar pengguna, Kaskus juga memiliki Forum Beli (FJB) yang sejak dulu menjadi sarana perdagangan online yang .

Salah satu hal yang menjadi resep sukses Kaskus adalah karena pihak pengelola selalu berusaha mendengar keinginan user. “Sebenarnya rahasia kita dari user. Kita dengerin user. Awalnya kita kan dari discussion forum, kemudian ada user yang request minta difasilitasi untuk menjual , kita bikin Forum Jual beli. Jadi Kita emang selalu dengerin request dari user,” ujar Andrew Darwis.

Meski menjadi forum terbesar, bukan berarti Kaskus tak memiliki pesaing. Terbukti kini bermunculan banyak forum baru yang memiliki hampir sama seperti Kaskus, salah satunya Indowebster. Jika Kaskus muncul sejak tahun 1999, Indowebster alias IDWS baru muncul tahun 2007 lalu.

Selain menjadi forum diskusi, salah satu keunggulan IDWS adalah menjadi tempat berbagi file atau link-link download berbagai konten menarik seperti audio, video, film, hingga . Hingga kini Indowebster telah memiliki sekitar 50 juta page view per bulan.

Sedangkan Andrew selaku founder Kaskus tidak merasa terancam meski muncul banyak situs forum atau e-commerce baru yang menjadi pesaing Kaskus maupun FJB. “Kayak ada Tokopedia, Buka lapak, OLX dan segala macam menurut kita sebenarnya kita malah senang sih dengan adanya ini mereka semua. Ini yang justru mengedukasi orang supaya cobain internet. Jadi buat kita bukan saingan tapi jadi salah satu buat growing industry supaya makin ramai, supaya banyak orang main internet,” tandas Andrew Darwis.

Loading...