Mulai dari yang Mini Hingga Berbentuk Pulpen, Alat Perekam Suara Dijual dengan Harga Terjangkau

Harga Alat Perekam Suara

Hampir setiap hp atau kini dilengkapi dengan voice recording, tak heran jika keberadaan perekam suara berangsur ditinggalkan. Namun rupanya perekam tidak sepenuhnya dicampakkan oleh para penggunanya. Meski tak lagi digunakan secara luas oleh masyarakat, masih ada beberapa kalangan yang membutuhkan perekam suara untuk sehari-hari. Bahkan mereka rela menebusnya dengan harga yang cukup mahal demi mendapatkan perekam suara yang bagus.

“Kalau untuk alat perekam suara ini, ada saja yang beli. Biasanya yang bekerja di instansi-instansi,” kata Kartika, SPG counter Jaya Utama di Buku Gramedia BCS Mall, seperti dilansir Tribunnews.

Wujud alat perekam suara pun kini sudah semakin bervariasi. Ada yang berwujud mini supaya memudahkan penggunanya membawa alat tersebut ke mana-mana. Kemudian ada pula yang berbentuk pulpen dengan alat perekam suara tersembunyi, sehingga tak terlalu mencolok saat digunakan untuk merekam perbincangan yang sifatnya rahasia.

Berdasarkan pantauan dari sejumlah situs jual beli online yang ada di Indonesia, terdapat beberapa merk voice recorder yang cukup laris dicari oleh . Misalnya saja Tascam Recorder DR-05 Portable Handheld yang harganya Rp 1,65 juta, kemudian ada Sony Voice Recorder ICD-TX650 berkapasitas 16 GB yang harganya Rp 1.825.000.

Sedangkan yang berbentuk pulpen ada 2 macam, yakni yang hanya mampu merekam suara serta yang mampu merekam suara sekaligus video (camcorder). Harga alat perekam suara digital berbentuk pena dengan kapasitas 8 GB Rp 195 ribuan, sedangkan yang versi camcorder harganya justru lebih terjangkau, yakni Rp 91 ribuan.

Untuk konsumen yang tidak suka direpotkan dengan barang berukuran besar juga bisa memilih alat perekam berukuran kecil bernama Mini Digital Audio Voice Recorder 8 GB yang bentuknya mirip USB. Harga alat perekam suara mini tersebut pun terjangkau, hanya sekitar Rp 200 ribuan saja.

Alat perekam suara biasanya banyak di toko-toko . Jika sulit menemukannya, bisa juga mencari lewat situs-situs e-commerce. Namun perlu diingat bahwa pembelian barang secara online biasanya juga akan dikenai ongkos kirim (ongkir).

Loading...