Motor Trail Khusus Kompetisi, Harga Upside Down KX 85 Ternyata Dibanderol Cukup Mahal

Upside Down KX 85 - www.tokopedia.comUpside Down KX 85 - www.tokopedia.com

penggaruk tanah alias trail yang di Indonesia sebenarnya ada 2 seri, yakni KLX Series dan KX Series. Walaupun sama-sama motor trail, kedua jenis motor ini ternyata memiliki perbedaan, baik dari segi spesifikasi dan . Rupanya perbedaan yang mencolok itu disebabkan karena kedua motor ini diproduksi di lokasi yang berbeda. Bila KLX dirakit secara di Indonesia, maka KX adalah produk completely build up (CBU) dari Jepang. Tak heran bila motor-motor trail KX Series pun jauh lebih mahal.

KX Series kabarnya juga tak dijual bebas di seluruh dealer Kawasaki, tetapi hanya di diler-diler PT Greentech Cakrawala Motorindo yang merupakan rekanan PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) untuk urusan pemasaran KX Series. Direktur PT Greentech, Hendri Suandy memaparkan bahwa KX adalah trail untuk kompetisi dan tak bisa dipakai di jalan raya, berbeda dari KLX yang memang sudah berstatus street-legal. “Karena spek kompetisi, KX tidak bisa untuk pemakaian jalan raya. Itu yang mesti kami jelaskan ke ,” jelas Hendi, seperti dilansir Kompas.

Lantaran spek mesinnya memang dikhususkan kompetisi, perawatan KX pun kabarnya tak bisa sembarangan, terutama untuk urusan oli. Hendi mencontohkan, untuk KX250F misalnya, harus memakai oli Elf Vent Vert yang memang diproduksi secara khusus untuk motor premium Kawasaki. Sementara itu untuk KX85 dan KX65 yang memakai mesin 2-tak harus menggunakan oli khusus racing yang memakai campuran khusus.

Dengan demikian, KX65 dan KX85 tak boleh memakai oli mesin 2-tak biasa seperti yang beredar di pasaran. “Mesti kami jelaskan aturan pemakaian dan perawatannya. Karena kasihan konsumen kurang . Nanti beli mahal-mahal, tapi karena kesalahan perawatan malah jadi rusak,” jelasnya.

Bukan hanya urusan harga jual motornya saja yang mahal, spare part atau suku cadang seperti suspensi upside down (USD) dari KX 85 pun ternyata juga cukup mahal. Harga upside down KX 85 original Kawasaki kondisi baru bisa mencapai Rp 9,5 juta dan belakang atau monoshock Rp 3,3 jutaan, sedangkan shock upside down KX85 Thailand harganya relatif lebih murah, sekitar Rp 3,3 jutaan hingga Rp 3,8 jutaan saja. Calon konsumen biasanya lebih disarankan membeli shock USD baru ketimbang bekas, sebab harga shock USD second pun seringkali hanya terpaut sedikit saja dengan yang baru. Selain itu, dari segi kualitas juga dinilai lebih terjamin.

Loading...