Modal Asing Bakal Sokong Penguatan Rupiah di Perdagangan Kamis

Setelah sempat pada Selasa (8/3) lalu, rupiah kembali menguat 0,02 persen atau 3 poin ke Rp13.157 per dolar AS di penutupan pasar spot, Rabu (9/3). Kamis (10/3) ini, mata uang Garuda diprediksi bakal kembali melanjutkan tren positifnya seiring kenaikan bulan Februari yang membuat modal asing kembali mengalir deras.

Menurut data Index, hari ini mata uang Garuda dibuka menguat 27 poin atau 0,21 persen ke Rp13.130 per dolar AS. Kemudian pada pukul 08.05 WIB, rupiah kembali terapresiasi 15 poin atau 0,11 persen ke level Rp13.143 per dolar AS.

“Kenaikan cadangan devisa Indonesia pada Februari yang sebesar 104,5 miliar dolar AS bakal menyokong penguatan rupiah hari ini,” jelas Analis Pasar Uang , Rully Arya Wisnubroto. “Alhasil, modal asing diperkirakan kembali mengalir deras.”

Ditambahkan Rully, rupiah akan bergerak stabil dalam jangka pendek, mengingat belum terlihat tekanan eksternal. “Rupiah hari ini akan menguat di kisaran Rp13.100 hingga Rp13.170 per dolar AS,” prediksi Rully.

Sementara Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, mengemukakan bahwa rupiah masih diuntungkan oleh membaiknya komoditas dan pelemahan indeks dolar AS. Pada Rabu atau Kamis pagi WIB, indeks dolar AS melemah 0,04 persen ke level 97,173.

“Selain itu, aliran dana asing masih terlihat di surat utang negara (SUN) dan IHSG, sehingga membuat rupiah sempat ke bawah Rp13.000 per dolar AS,” ujar Rangga. “Namun, peluang pelemahan tetap ada mengingat data ekonomi yang memburuk serta kenaikan AS yang bisa mengangkat peluang kenaikan target lanjutan.”

Loading...