Minim Sentimen Positif, Investor Enggan Lepas Dolar

kurs Rupiah DolarBelum pastinya eksekusi kenaikan oleh Amerika Serikat (The Fed) membuat laju penguatan Dolar AS cenderung tertahan, hal inilah yang membuat Rupiah segera memanfaatkan momen untuk berbalik menguat di akhir Jumat lalu (28/8).

Reza Priyambada selaku Kepala Riset NH Korindo Securities menyatakan dalam risetnya bahwa yang terlalu rendah terhadap Dolar AS menyebabkan para enggan melepas Dolar. “Meski dari dalam negeri belum banyak sentimen positif, namun pelemahan rupiah yang sudah sangat dalam dan laju yang sudah terlampau tinggi membuat pelaku mencoba melepas USD,” ungkapnya, pagi ini (31/8). Reza berharap rilis data ekonomi dalam negeri yang akan dirilis minggu depan mampu menunjukkan perbaikan untuk memberikan sentiment positif tambahan bagi Rupiah.

Kekhawatiran terhadap Rupiah makin menebal ketika IHSG mulai menunjukkan kenaikan namun tak dibarengi dengan penguatan Rupiah. Potensi rebound hanya tinggal harapan jika Rupiah tak mampu membalik keadaan dari posisinya sekarang.

Masih menurut Reza, pergerakan Rupiah hari ini akan berada di atas target resisten Rp 14.000 per Dolar AS jika para pelaku pasar tidak memanfaatkan momen ini untuk mengeruk keuntungan pribadi. “Semoga penguatan (Rupiah) dapat kembali terjadi dan tidak dimanfaatkan untuk profit taking. Dalam satu hari ini laju Rupiah akan berada di level Rp 14.035 – Rp 14.100 per USD ( tengah BI),” pungkasnya.

Loading...