Miliki Program Khusus Untuk Anak Nakal, Biaya Pesantren Darul Falah Subang Mulai Rp 1 Jutaan

pesantren, pondok, ponpes, darul, falah, subang, anak, nakal, siswa, siswi, jenjang, SMP, SMK, biaya, pembangunan, kenakalan, remaja, program, persyaratan, formulir, pendaftaran, tes, fotokopi, program, pemerintahSantri di sela-sela aktivitas belajar (Instagram: @kedirikotasantri)

Pesantren Darul Falah Subang merupakan salah satu pondok pesantren yang menerima santri yang termasuk ‘anak nakal’. Kenakalan remaja agaknya menjadi masalah sosial yang semakin menjadi, tidak hanya di daerah perkotaan, namun juga di wilayah pedesaan.

Indikator semakin maraknya kenakalan remaja, salah satunya berasal dari kebiasaan pergaulan yang semakin tidak terkendali. Selain itu, faktor terbatasnya kemampuan manusia mengantisipasi dampak dianggap berpengaruh.

Ponpes tersebut mulai memberlakukan program khusus anak yang dianggap nakal mulai tahun pelajaran 2017/2018. Ponpes tersebut bahkan sudah menyiapkan program khusus untuk membantu pemerintah meredam kenakalan remaja, dan program itu sudah diuji selama 2 tahun lebih.

“Pengembangan program ini berbasis pesantren, berupa penambahan program bagi para santri secara lebih intensif, lebih dari fullday, karena ada program tahajud, mandi subuh bagi anak-anak yang dianggap nakal, dan pendalaman teori praktik tentang salat,” ungkap Wakil Kepala SMP Darul Falah Bidang Kesiswaan, Ahmad Yusuf.

Menurut Ahmad Yusuf, ada keunggulan sendiri bagi siswa yang belajar di Darul Falah. Hal itu dikarenakan adanya karakter, sehingga siswa akan diajarkan untuk menjunjung nasionalisme, namun tetap memiliki akhlak karimah.

“Sekolah biasa belajar kurikulum nasional plus kepesantrenan, yang membedakan adalah aspek amaliyah santri lebih berkarakter dan intensitas pengawasan anak lebih baik,” katanya.

Sementara itu, menurut Pemimpin Pondok Pesantren Darul Falah, Ridwan Hartiwan mengatakan bahwa program yang ada di ponpes yang ia pimpin tidak menerapkan hukuman. Menurutnya hukuman bukan merupakan suatu solusi mengatasi kenakalan remaja.

“Hukuman bukanlah siksaan karena kita bukan Tuhan, hukuman merupakan jalan agar seseorang bisa lebih baik dalam kehidupan sehari-harinya, karenanya di Pondok Pesantren Darul Falah ini seorang santri bisa dihukum dengan tujuan untuk bisa lebih baik masa depannya,” katanya.

Pada tahun ajaran 2017/2018 kemarin, Ponpes Darul Falah Subang menerima siswa-siswi sebanyak 20 orang putra dan 20 orang putri. Dengan jumlah terbatas itu, pihak ponpes merasa lebih serius dalam mengurus dan mendidik santrinya. Program yang diterapkan telah terintegrasi dengan program hafalan Alquran tematik dan kegiatan alam seperti outbond, dan lainnya.

Menurut Ridwan, dengan relatif terjangkau, program tersebut menyarankan bagi orangtua calon siswa/siswi yang berminat supaya segera mendaftarkan putra-putrinya dikarenakan adanya keterbatasan kuota.

Bagi siswa-siswi yang ingin mendaftar di Ponpes Darul Falah, akan dikenai biaya pembangunan sebesar Rp 1 juta untuk jenjang SMP, dan Rp 1,5 juta untuk jenjang SMK. Selain membayar biaya pembangunan, calon siswa-siswi ponpes juga harus melengkapi segala persyaratan, seperti formulir , fotokopi ijazah, NISN, akta kelahiran, rapor, KTP, pas foto ukuran 2×3, 3×4, dan 4×6, serta mengikuti potensi dan penelusuran minat bakat, wawancara, dan membaca Al-Quran.

Loading...