Miliki 3 Program Unggulan, Biaya Pendaftaran Pesantren Andalus Jonggol Tergolong Terjangkau

biaya, pendaftaran, siswa, santri, putra, dan, putri, pesantren, pondok, islam, internasional, al, andalus, untuk, kecamatan, jonggol, sukamakmur, kabupaten, bogor, Rp250ribu, situs, bidikmisi, relevan, akhlak, terjangkauMiliki 3 Program Unggulan, Biaya Pendaftaran Pesantren Andalus Jonggol Tergolong Terjangkau (jonggol,net)

Pesantren Islam Al Andalus merupakan salah satu (ponpes) yang berada di Provinsi , tepatnya Kecamatan Jonggol, Kabupaten untuk pesantren putri. Lalu, untuk putra berlokasi di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten . Rute untuk menuju ke ponpes tersebut yaitu dari Jonggol menuju arah Cianjur sekitar 4km, lalu belok kanan (Jl. Menteng Waru), setelah itu lurus mengikuti jalan sekitar 13km.

Berdasarkan situs resminya (pesantren-alandalus.com), tertera mengenai informasi pendaftaran siswa baru Gelombang I yang dimulai dari Oktober 2017 hingga Desember 2017. Sedangkan untuk Gelombang II dimulai dari Januari hingga Februari 2018.

Untuk biayanya, di situs resminya belum tercantum nominal biayanya. Tetapi, berdasarkan informasi di media sosial beberapa waktu belakangan, biaya pendaftaran yang harus dibayarkan oleh calon siswa () baru terbilang cukup terjangkau yaitu sebesar Rp 250 ribu. Untuk biaya lengkapnya, Anda dapat menghubungi pihak pondok pesantren.

Pondok Pesantren Internasional Al-Andalus menerima siswa putra dan putri. Program unggulan yang disediakan antara lain tahfidz 30 juz, Bahasa Arab dan Inggris, dan juga entrepreneurship.

Menurut Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengatakan bahwa pendidikan pesantren tetap relevan dalam perkembangan zaman, bahkan sesuai dengan tradisi budaya nusantara. Pendidikan pesantren dinilai memberikan pendidikan akhlak dan karakter.

“Pendidikan pesantren masih sangat relevan, dan juga sesuai dengan tradisi kita di seluruh Indonesia. Kita banyak sekali pesantren. Pesantren ini kan tidak hanya menggembleng pendidikan , tapi juga terutama akhlak dan karakter,” kata Fadli.

“Saya juga dulu pernah menjadi relawan ketika masa SMA untuk mengajar di pesantren. Saya kira banyak orang yang tidak mempunyai akses kepada pendidikan, bisa mendapat pendidikan dengan gratis,” ujarnya.

Di lain kesempatan, Menteri Riset,Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mengatakan bahwa dengan adanya program bantuan biaya pendidikan Bidikmisi, pemerataan pendidikan di Indonesia bisa terealisasikan, termasuk untuk kalangan tidak mampu yang menuntut di pondok-pondok pesantren.

“Tahun 2018 Program Bidikmisi menyasar siswa SMA/sederajat yang berprestasi dari keluarga kurang mampu sebanyak 90.000 orang untuk masuk perguruan tinggi. Anak-anak pondok pesantren dapat turut mendaftarkan diri di program Bidikmisi ini,” ungkap Menristekdikti.

Mohamad Nasir menjelaskan bahwa melalui program bantuan biaya pendidikan Bidikmisi 2018, uang kuliah dan biaya hidup selama kuliah ditanggung pemerintah. Ada 3 (tiga) jalur masuk perguruan tinggi negeri yang dapat dimanfaatkan peserta Bidikmisi yaitu Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri (SM) dibuka di 122 PTN di Indonesia.

“Program Bidikmisi diharapkan dapat memutuskan mata rantai kemiskinan yang ada di Indonesia,” imbuh Menristekdikti. Program bantuan biaya pendidikan, Bidikmisi dapat menjembatani putra-putri penerus bangsa untuk mendapat pendidikan tinggi yang layak dan merata.

Loading...