Meski Sudah Tak Berlaku, Harga Uang Kertas 500 Rupiah Tahun 1992 Kini Justru Selangit

500 Rupiah Tahun 1992 - moneykoin.blogspot.co.id500 Rupiah Tahun 1992 - moneykoin.blogspot.co.id

Uang tahun emisi 1992 pada dasarnya sudah ditarik oleh (BI) dari peredaran dan sudah dinyatakan tak berlaku mulai 29 November 2016 lalu. Beberapa pecahan emisi ‘92 yang sudah ditarik antara lain uang kertas pecahan Rp 100 warna merah Perahu Pinisi, uang kertas pecahan Rp 500 warna hijau bergambar orang utan, uang kertas pecahan Rp 1.000 bergambar Danau Toba, dan uang kertas pecahan Rp 5.000 bergambar alat musik Sasando Rote. Kemudian ada pula uang logam Rp 5 Berencana, Rp 50 dan Rp 100 bergambar Karapan Sapi. Meski sudah tak berlaku, nyatanya uang rupiah lama tersebut justru diburu kolektor dengan selangit.

Sebelumnya pihak BI telah meminta masyarakat melakukan penukaran uang lama yang dibagi menjadi beberapa periode. “Penarikan ini merupakan tahap dua, dimana tahap pertama sudah dimulai sejak tahun 2006 lalu hingga 2011. Sedangkan tahap kedua mulai 2011 hingga 2016,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo, Bandoe Widiarto, seperti dilansir Sindonews.

Untuk uang kertas 500 rupiah terdiri dari 8 tahun cetak, yakni 1992/1992, 1992/1993, 1992/1994, 1992/1995, 1992/1996, 1992/1997, dan 1992/1999. Walau sudah tak lagi dicetak, uang-uang lawas ini justru banyak diperjual-belikan di -situs . Setiap tahun emisi biasanya memiliki harga yang berbeda-beda dan umumnya tahun emisi perdana atau yang paling lawas justru dihargai lebih mahal dibanding cetakan yang baru.

Sebagai contoh, untuk uang kertas Rp 500 tahun 1992 harganya dijual antara kisaran Rp 5.950 hingga Rp 75.000 per lembar. Sementara itu ada juga yang menjual segepok (1 gepok = 100 lembar) dengan harga mencapai Rp 700 ribuan. Jika dihitung-hitung tentu harganya justru menjadi berkali-kali lipat dibanding nilai yang terkandung sebenarnya pada pecahan uang kertas 500 rupiah tersebut.

Walaupun bagi sebagian orang hal ini dianggap kurang masuk akal, bagi kalangan kolektor atau pemburu uang-uang kuno, uang kertas 500 rupiah dianggap sebagai salah satu yang wajib dikoleksi. Selain menjadi buruan kolektor, uang ‘jadul’ juga kerap dijadikan souvenir atau mahar dalam .

Loading...