Meski Ditekan PBoC, Harga Bitcoin Kini Justru Menembus $ 1.050

Bitcoin - www.coindesk.comBitcoin - www.coindesk.com

Sebagai pedagang terbesar Bitcoin di , telah menimbulkan beragam permasalahan untuk cryptocurrency sejak awal tahun. Dari yang awalnya diperdagangkan hingga 10 juta per hari turun drastis menjadi 30.000-90.000 karena perubahan yang tidak normal dari Bitcoin akibat ketatnya peraturan China.

Pada (11/1) lalu mengumumkan penyelidikan terhadap bursa Bitcoin di Beijing dan Shanghai atas potensi keterlibatan dalam kegiatan yang melanggar hukum seperti pencucian uang, margin trading, dan mentransfer dana ke . Hingga akhir , harga Bitcoin pun turun lebih dari 10%.

Pada 9 Februari, People’s Bank of China (PBoC) mengadakan pertemuan dengan 9 bursa Bitcoin untuk memperingatkan mereka terkait potensi risiko dan untuk menekan pelarian . Keesokan harinya, 2 bursa terbesar, OkCoin dan Huobi pun secara sementara menghentikan penarikan dari platform mereka. BTCChina juga mengumumkan masa tunggu 72 jam untuk melakukan penarikan, diikuti platform lain seperti BitBays, BTC100, BTCTrade, CHBTC, HaoBTC, dan Yunbi.

Terlepas dari aturan keras yang ditetapkan oleh PBoC, harga Bitcoin kini berangsur naik seiring dengan melemahnya efek dari regulasi PBoC. Pada Jumat (17/2) kemarin, Bitcoin mencapai level $ 1052 dalam seminggu setelah minggu lalu mengalami penurunan tajam usai 2 bursa Bitcoin terbesar membekukan penarikan untuk jangka waktu 30 hari.

Mengawali tahun baru lalu, digital ini menembus level $ 1.000. Harga Bitcoin menembus level tertinggi sepanjang masa di China dan nilai total seluruh Bitcoin di melebihi $ 17,5 miliar. Namun pada (6/1) harga Bitcoin jatuh di bawah $ 900 usai para pedagang panik untuk terlibat dalam besar-besar setelah pertemuan PBoC dengan perwakilan dari masing-masing bursa Bitcoin terbesar di China.

Langkah-langkah yang ditempuh bank sentral untuk menegakkan aturan-aturan baru telah mengakibatkan penurunan harga Bitcoin sebesar 14%. Meski demikian, tren menunjukkan bahwa nilai Bitcoin memiliki ketahanan cukup baik terhadap tindakan yang dilakukan PBoC.

Loading...