Meski Biaya Murah, Banyak Perusahaan Leasing Mangkir dari Pendaftaran Fidusia

Menurut Undang-Undang No. 42 tahun 1999, merupakan suatu proses mengalihkan hak milik atas suatu benda dengan dasar kepercayaan, namun benda tersebut masih dalam penguasaan pihak yang mengalihkan. Umumnya dimasukkan dalam perjanjian kredit dengan pembeli sebagai debitur yang membayar fidusia tersebut.

Namun pada kenyataannya banyak perusahaan pembiayaan (leasing) yang mangkir dari jaminan fidusia. Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-bank (), Firdaus Djaelani mengungkapkan jika pihaknya siap memberi sanksi pada perusahaan-perusahaan pembiayaan semacam itu.

“Kami akan memberikan surat peringatan kepada perusahaan pembiayaan, dan bukan tidak mungkin hingga pembekuan kegiatan usaha,” kata Firdaus. Selama ini pendaftaran jaminan fidusia memang masih sering diperdebatkan. Beberapa kalangan ada yang menganggapnya tak wajib, namun ada pula yang menganggap sebaliknya.

Lebih lanjut Djaelani mengingatkan, berdasar Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130/PMK 010/2012, yang tidak wajib adalah mencantumkan klausula fidusia dalam perjanjian. Apabila klausula dicantumkan, maka wajib melakukan pendaftaran.

“Ini dimaksudkan untuk memberikan penegasan kepastian hukum bagi perusahaan pembiayaan dalam melakukan eksekusi kendaraan barang jaminan obyek pembiayaan,” paparnya. Untuk mempermudah proses pendaftaran jaminan fidusia, kini juga sudah disediakan sistem pendaftaran secara . “Dengan begini bisa mempermudah akses perusahaan untuk mendaftar jaminan fidusianya dan tidak ada alasan hambatan,” tandas Firdaus.

Berikut rincian biaya pendaftaran jaminan fidusia saat ini:

Biaya Fidusia
Sampai dengan Rp 50 jutaRp 25.000
Di atas Rp 50 juta – Rp 100 jutaRp 50.000
Di atas Rp 100 juta – Rp 250 jutaRp 100.000
Di atas Rp 250 juta – Rp 500 jutaRp 200.000
Di atas Rp 500 juta – Rp 1 miliarRp 400.000
Di atas Rp 1 miliar – Rp 100 miliarRp 800.000
Di atas Rp 100 miliar – Rp 500 miliarRp 1.600.000
Di atas Rp 500 miliar – Rp 1 triliunRp 3.200.000
Di atas Rp 1 triliunRp 6.400.000
Loading...