Mereknya Dikenal Masyarakat, Harga Susu Ultra Milk 200 Ml 1 Dus Sekitar Rp 88 Ribuan

Susu UltramilkSusu Ultramilk

Susu Ultra Milk merupakan salah satu susu cukup dikenal masyarakat yang beredar di . Produk susu tersebut mulai dari satuan hingga 1 dus. Selain itu, produk susu tersebut tersedia dalam berbagai , yaitu 125ml, 200ml, 250ml, hingga 1000ml. satuan susu Ultra Milk juga termasuk murah, misalnya untuk 200ml, di Indomaret dijual Rp 4.800. Tetapi, harganya akan lebih murah apabila dalam 1 dus, yaitu sekitar Rp 88.000 (1 dus=24pcs).

Susu dari PT Ultrajaya tersebut diproduksi dan disterilkan dalam proses Ultra High Temperature (UHT). Teknik UHT tersebut dipercaya dapat membuat susu lebih tahan apabila disimpan di suhu ruangan. Proses membuat susu UHT atau ultra-heat-treated, tersebut juga terbilang sangat singkat, dibanding dengan pasteurisasi yang normal.

Proses tersebut dilakukan dengan cara memanaskan susu dalam suhu 72 derajat celsius selama sekitar 15 detik, kemudian mendinginkannya. Proses itu tak akan membunuh segalanya. Bahkan jumlah bakteri yang tidak berbahaya selama susu itu didinginkan dan dikonsumsi dengan cepat, masih hidup.

Menurut Deeth, seorang Ahli Makanan berbahan susu dari Universitas Queensland mengatakan bahwa susu UHT didesain untuk dapat bertahan pada suhu 20-30 derajat celsius.

Sehingga, di -negara tropis, susu UHT tersebut bisa saja dapat menimbulkan masalah karena ada spora yang kembali aktif. Dan, ada juga hal-hal yang khas yang bisa terjadi pada susu awet itu di dalam kemasan susu. Susu itu dapat membentuk semacam gel di dalam kemasan, jadi ketika Anda membukanya dan mencoba menuangnya, “Bisa tampak sedikit seperti yoghurt, atau adonan, atau mengandung gumpalan,” jelas Deeth.

Hal tersebut hampir sama dengan yang terjadi pada kasus di Bandung. Seorang ibu merasa bahwa anaknya keracunan setelah mengonsumsi susu Ultra Milk. Menurut ibu tersebut, di dalam kemasan susu terdapat benda mirip kaki katak.

Menanggapi kasus tersebut, produsen susu Ultra Milk, PT Ultra Jaya mengklaim bahwa benda mirip kaki katak itu merupakan endapan susu. “Kita sudah teliti dan terbukti kalau itu merupakan endapan susu , bukan benda dari kategori hewan,” kata Kuasa Hukum PT Ultra Jaya, Sonny Lunardi.

Timbulnya benda mirip kaki katak tersebut, diduga karena adanya kebocoran dari kemasan produk. Sonny mengatakan bahwa kebocoran kemasan tersebut bisa jadi berasal dari pihak distributor, dan dia memastikan bukan dari PT Utra Jaya. “Kebocoran tersebut masih kemungkinan dari pihak pengecer atau distributor,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa PT Ultrajaya telah melakukan pengecekan setiap produk yang akan didistribusikan. “BPOM juga sudah melakukan pengecekan tidak ada masalah dari produk kami,” ucapnya.

Mengenai endapan lemak tersebut mengandung bakteri atau tidak yang bisa memicu peminumnya keracunan, dirinya belum bisa memastikan. “Kita tidak teliti ada atau tidaknya bakteri dalam endapan itu, yang pasti itu hanya endapan lemak susu,” pungkasnya.

Loading...