Menyediakan Pilihan Lengkap Berinvestasi, Reksadana BNI Tawarkan Beberapa Keuntungan

keuntungan, reksadana, BNI, kemudahan, akses, investasi, supermarket, pilihan, lengkap, nasabah, index, IDX30, tahun, 2018, produk, perusahaan, layanan, emerald, sarana, dana, kelolaan, aum, asset-management, investor, IHSG, LQ45Ilustrasi: perencanaan bisnis (sumber: Bukalapak)

memiliki layanan Supermarket , yang merupakan salah satu layanan BNI Emerald, di mana layanan itu merupakan sarana pilihan lengkap investasi dalam reksa dana. Nasabah memiliki keleluasaan dalam memilih jenis reksadana yang sesuai dengan profil dan toleransi risiko yang dimiliki.

Reksa dana sendiri merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi yang dibentuk berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) antara Manajer Investasi dengan Kustodian.

BNI Supermarket Reksa Dana menyediakan beberapa alternatif investasi Reksa Dana berdasarkan jenisnya, di antaranya Reksa Dana Berinvestasi 100% ke dalam instrumen uang (SBI, deposito, dan lainnya) serta obligasi dengan sisa jatuh tempo kurang dari satu tahun. Ada juga Reksa Dana Pendapatan Tetap Berinvestasi minimum 80% pada efek utang, umumnya pada obligasi.

Nasabah reksa dana BNI bisa menikmati seperti kemudahan akses investasi dengan berbagai pilihan produk yang sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan. Nasabah juga bisa melakukan diversifikasi investasi, dan tidak perlu khawatir karena reksa dana BNI akan ditangani secara profesional oleh manajer investasi.

Pada Desember 2017, PT BNI Asset Management (BNI-AM) secara resmi meluncurkan Reksa Dana Indeks berbasis IDX30 yang diberi nama BNI-AM Indeks IDX30. yang menginginkan strategi investasi pasif bisa memilih Reksa Dana Indeks berbasis IDX30.

“Indeks IDX30 ini kami pilih karena merupakan saham-saham yang memiliki kapitalisasi terbesar dan likuiditas yang tinggi,” kata Direktur Utama BNI Asset Management, Reita Farianti.

Reita mengaku, perusahaan memang bukan yang pertama meluncurkan produk reksa dana berbasis IDX30 ini. Pasalnya, ada beberapa perusahaan Asset Management yang juga sudah memiliki produk mirip dengan produk RD BNI-AM Indeks IDX30 ini. “Perbedaannya adalah bagaimana membedakan dana kelolaan (AUM)-nya,” ujar Reita.

Sejak diluncurkan, dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksa dana BNI IDX 30 terbilang tumbuh pesat. Terhitung 13 Maret 2018, AUM reksa dana dari BNI Asset Management mencapai Rp 843,76 miliar.

Head of Corporate Communication Division BNI Asset Management Harriny Yulianty mengungkapkan bahwa minat investor membeli jenis reksadana pasif seperti BNI IDX30 memang terus meningkat. Menurutnya, sebab kinerja reksadana aktif tidak serta merta mampu mengalahkan indeks acuannya.

Sejak awal, Harriny menambahkan, reksadana yang mengacu pada indeks IDX30 ini memang dibuat karena beberapa tahun terakhir reksadana aktif sulit mengalahkan indeks. “Sebaliknya, reksadana pasif justru memberikan return maksimal yang sesuai indeks acuannya,” ujarnya.

Tak hanya dana kelolaan, jumlah investor (number of account) yang berinvestasi di reksadana ini juga tumbuh hingga 142%. Menurut Harriny, dirinya merasa optimis BNI AM di tahun 2018 bisa melanjutkan kinerja lebih tinggi dibanding indeks lain seperti IHSG dan LQ45.

Loading...