Menjadi Syarat Wajib, Biaya Suntik Vaksin Meningitis Untuk Umroh Sekitar Rp 300 Ribuan

biaya, suntik, vaksin, meningitis, penyakit, untuk, umroh, calon, jamaah, haji, umrah, Rp 305 ribu, di, kantor, kesehatan, pelabuhan, gratis, syarat, formulir, KTP, pas, foto, kopi, lembar, 2, virus, saudi, arabia, udaraDokter mempersiapkan suntikan meningitis

Bagi masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah atau , diwajibkan untuk melakukan suntik vaksin meningitis. Suntik meningitis dilakukan demi mencegah para jemaah dari tertularnya meningitis melalui udara saat berada di Saudi Arabia.

Meningitis merupakan penyakit yang menyerang selaput pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Ketika meradang, meningitis bisa membengkak karena infeksi yang terjadi. Penyakit meningitis berpotensi menjadi kondisi yang serius dan bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, vaksin diberikan sebagai tindakan pencegahan sebelum terjangkit penyakit.

Kepala Kemenag Kutim, Ambotang mengatakan bahwa pengecekan dan vaksinasi merupakan salah satu syarat untuk berangkat ibadah haji dan umrah. Selain itu, vaksin merupakan salah satu syarat Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta untuk menerbitkan visa.

“Kami sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, untuk melakukan kesehatan dan pemberian vaksin kepada calon jemaah haji. Kami pastikan dulu sebelum keberangkatan ke negara orang, mereka dipastikan sehat dan sudah divaksin. Adapun pemberian vaksin meningitis bisa diberikan di atau puskesmas yang telah ditentukan Dinkes,” katanya.

Dinkes wajib memastikan bahwa calon jamaah telah diberi vaksin meningitis dan influenza dengan dengan menerbitkan sertifikat imunisasi yang dilampirkan pada paspor saat visa. Selain itu, peraturan tersebut telah tertuang dalam nota diplomatiknya tanggal 22 Maret 2018. Kedubes Arab Saudi di Jakarta menegaskan, WNI yang akan ke Arab Saudi sudah menjalani vaksin meningitis dan influenza, baik untuk haji maupun umrah.

“Diberikannya vaksin tidak hanya untuk mencegah dari virus meningitis saja, tapi bisa juga untuk mencegah dari berbagai virus lainnya seperti tetanus, tuberkulosis, hepatitis, HIV/AIDS, Japanese encephalitis, hingga malaria,” katanya.

Untuk calon jemaah umrah, vaksin meningitis diharuskan membayar biaya sekitar Rp 305 ribu. Di samping harus membayar sejumlah biaya, calon jemaah juga wajib membawa beberapa yaitu mengisi formulir, fotokopi paspor, fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk), dan pas foto ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar. Bagi calon jemaah umrah, bisa melakukan vaksin di Kantor Kesehatan Pelabuhan. Sementara itu, untuk calon jemaah haji, vaksin meningitis tidak dipungut biaya alias gratis.

Mengenai persyaratan, biaya, dan lokasi vaksin memang berbeda antara calon jemaah haji dan umrah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes, Yuwana Sri.

“Untuk jemaah umrah, vaksin meningitis dilakukan di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan), bayarnya berapa saya kurang paham, karena hal tersebut merupakan ranahnya KKP,” ujarnya.

“Untuk jemaah haji yang sudah dinyatakan istithoah kesehatannya memenuhi syarat, dikeluarkan surat berita acara penetapan istithoah dan dipersilakan melunasi ONH di bank. Yang sudah melunasi ONH bisa vaksin meningitis gratis di Puskesmas Teluk Lingga. Vaksin meningitis menjadi syarat wajib untuk semua jemaah haji dan umrah,” jelas Yuwana Sri.

Loading...