Menjadi Isian Dari Kolam Bermain, Harga Bola Kecil Warna Warni Relatif Murah

Bola Warna-WarniBola Warna-Warni

Bermain sekiranya menjadi wajib bagi -anak. Berbagai , baik melalui smartphone, outdoor, sampai seperti puzzle dapat dijadikan objek bermain. Selain di , saran bermain anak juga tersedia di tempat lain, misalnya di pusat perbelanjaan. Biasanya, di sini permainan yang ada lebih bervariasi. Salah satu tempat bermain yang sering dikunjungi anak-anak adalah mandi bola. Permainan tersebut biasanya mematok agar anak-anak bisa bermain di kolam.

Tetapi, bagi Anda yang memiliki rumah atau pekarangan yang relatif luas, mungkin bisa membuat kolam mandi bola sendiri. Untuk membuatnya, tentunya diperlukan bola kecil warna-warni sebagai isi dari kolamnya. Harganya termasuk , yaitu antara Rp 9.800-27.500.

Selain lebih mudah untuk diawasi, apabila Anda memiliki kolam mandi bola sendiri, Anda dapat mengontrol kebersihan. Hal itu tentu menjadi salah satu perhatian orangtua. Karena, ternyata permainan mandi bola yang ada di tempat seperti area bermain di pusat perbelanjaan dapat menjadi sumber penyakit. Hal itu disebabkan kurang terjaganya kebersihan kolam tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh perusahaan StemProtect.co.uk yang menyatakan fakta cukup mengejutkan. Mereka berkata bahwa para orangtua yang meninggalkan anaknya di tempat pemandian bola seperti membiarkan buah hati mereka lebih rentan terkena penyakit. Pernyataan itu didukung oleh pekerja di area bermain mandi bola.

“Kami selalu berinteraksi dengan anak-anak kecil mulai dari ada yang muntah, buang air ketika sedang main. Tidak banyak yang bisa kita lakukan. Intinya, kami mengalami hal buruk, tapi lebih buruk lagi pembersihan secara intensif tidak pernah dilakukan,” ujar seorang pekerja area bermain di Inggris.

Pekerja tersebut juga mengatakan bahwa terkadang ada anak-anak yang menumpahkan minuman mereka. “Minuman yang tumpah seperti cola dan jus adalah hal yang terburuk, karena tidak ada orangtua atau anak yang melaporkan kejadian semacam itu, dan pada akhirnya tempat mandi bola menjadi sangat lengket,” beber pekerja tersebut.

Mark Hall dari sel induk di StemProtect.co.uk mengatakan, “Saya adalah orangtua dan memiliki anak-anak kecil. Saya telah melihat beberapa tempat bermain bola sesuai dengan kacamata profesi saya. Dan apa yang telah saya pelajari dan amati benar-benar mengganggu saya.”

“Mungkin Anda bertujuan membawa anak-anak untuk bersenang-senang di tempat mandi bola, tapi saya sudah melihat banyak anak-anak pula yang pernah menginjak sesuatu yang kotor saat bermain di mandi bola. Lebih buruknya lagi, sesuatu yang kotor itu merupakan ulah anak-anak lain yang bermain di situ,” ungkapnya.

Penelitian di Virginia mendukung kesaksian Hall tentang kurang bersihnya area bermain tersebut. Pakar mengumpulkan spesimen dari sekitar area bermain anak-anak yang memiliki lubang bola dan lantai berlapis. Hasilnya menunjukkan adanya penumpukan bakteri di area bermain.

Loading...