Menjadi Bahan Produk Perawatan Vegetarian, Berapa Harga Beeswax di Apotek?

harga, beeswax, di, apotik, apotek, lebah, the, body, shop, produk, vegetarian, vegan, rangkaian, kosmetik, bahan, pelapis, makanan, manfaat, kecantikan, kulit, jerawat, polusi, 500, gram, 1, kgProduk beeswax dalam bentuk balok (sumber: beeswax.co.nz)

Dalam sebuah produk kosmetik tentu dibutuhkan berbagai macam . Salah satunya yang mungkin digunakan adalah (beeswax). Di pasaran, lilin tersebut dijual dalam berbagai ukuran dan bervariasi. Misalnya untuk ukuran 500 gram, lilin beeswax dijual Rp 70 ribuan, sementara untuk ukuran 1 kg, dijual sekitar Rp 100 ribuan.

Selain bisa dibeli secara online, Anda mungkin bisa menemukan lilin beeswax di apotik terdekat. Mungkin saja harganya berbeda, bisa jadi lebih murah atau malah lebih mahal. Untuk informasi jelasnya, Anda bisa mengunjungi apotek terdekat.

Lilin beeswax dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kecantikan, seperti mengobati jerawat, melindungi kulit dari polusi lingkungan, membantu menjaga kebersihan kulit, meringankan rasa gatal, dan mengurangi tampilan stretch mark.

Selain untuk bahan kosmetik, lilin lebah juga bisa dipakai sebagai pelapis makanan. Dijelaskan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), total ada lima jenis lilin yang bisa digunakan untuk pelapis pangan yaitu malam (beeswax), kandelila (candelilla ), karnauba (carnauba ), dan mikrokristalin (microcrystalline ).

“Pelapis adalah bahan tambahan pangan untuk melapisi permukaan pangan sehingga memberikan efek perlindungan dan atau penampakan mengkilap,” tulis BPOM di Instagram resminya.

Selain itu, kandungan lilin lebah atau beeswax juga bisa Anda temukan di beberapa produk brand tertentu, misalnya The Body Shop. Pada bulan Oktober 2018, brand tersebut merayakan Hari Vegetarian Sedunia.

Rika Anggraini, GM Corporate Affairs and Sustainability The Body Shop Indonesia, mengungkapkan, dari 1.000 macam produk The Body Shop, ada 54% yang termasuk dalam produk vegan.

“Produk vegan itu levelnya lebih tinggi daripada vegetarian, bahkan untuk produk vegan produk pun tanpa kandungan madu atau bulu domba. Walau madu kami diambil tanpa mematikan atau menyakiti lebahnya,” tegas Rika.

Produk-produk vegetarian dapat mencakup bahan-bahan dasar produk yang berasal dari hewan yang tidak melibatkan penyembelihan atau menyakiti hewan, seperti madu, lilin lebah (beeswax) dan lanolin. Pada dasarnya The Body Shop tetap berkomitmen sebagai cruelty free kosmetik yang bukan hanya tidak diujicobakan terhadap hewan (against animal testing), juga tidak mengandung bahan-bahan yang berasal dari hewan melalui proses penyembelihan atau menyakiti hewan.

“Di samping itu, kami memiliki 3 hal yang kami terapkan menyangkut formula di dalam produk seperti clean (dermatology tested, Non Nasties Policy), lalu Natural atau 100% vegetarian, menggunakan renewable ingredients dan green chemistry, dan Conscious (Forever Against Animal Testing) dan diperkaya oleh Community Trade ingredients). Ini merupakan etika yang The Body Shop jalankan selama 26 tahun,” jelas Rika kembali.

Ada sekitar 54% dari total produk The Body Shop sudah 100% Vegan, seperti rangkaian skincare yaitu Drops of Youth, Fragrance dengan Elixirs of Nature, lalu di kategori ada Fresh Nude dan Matte Clay, serta masih banyak produk lainnya.

Loading...