Menggunakan Teknologi Golden Refinery, Harga Minyak Goreng Bimoli 5 Liter Berkisar di Angka Rp 100 Ribuan

Minyak Goreng - (Sumber: life.viva.co.id)Minyak Goreng - (Sumber: life.viva.co.id)

PT Indofood selama dua dekade terakhir telah berubah menjadi perusahaan Total Food Solutions yang beroperasi di semua tahap pembuatan , mulai dari produksi bahan baku dan pengolahannya hingga di .

Perusahaan tersebut telah mempunyai beragam produk dengan berbagai brand. Salah satu produk yang cukup dikenal adalah minyak goreng merek Bimoli. Produk tersebut diklaim dihasilkan dari kelapa sawit terbaik dengan tahap pemurnian multi proses (PMP).

Di dalam produk Bimoli, terdapat kandungan sumber beta-karoten (pro vitamin A) tinggi serta vitamin E, sehingga cocok untuk memasak, menggoreng dan menumis. Minyak goreng ini diproduksi dengan menggunakan golden refinery yang menghasilkan minyak dengan kilau keemasan khas Bimoli.

Produk Bimoli dikemas dalam ukuran beragam, mulai dari karton, 1000liter, 2000liter, sampai 5liter. Di tahun 2017 ini, untuk kemasan jerigen 5 liter minyak Bimoli dijual dengan kisaran harga Rp 105.900-108.600. Minyak ini tersedia dalam dua jenis, yaitu klasik dan spesial.

Di Indomaret, melalui website resminya di klikindomaret.com masih tersedia yang ukuran 1000ml dan 2000ml. Sedangkan di Alfamart, minyak goreng Bimoli ukuran jerigen 5 liter dijual seharga Rp 87.200. Anda bisa membelinya langsung di toko, atau melalui website online di www.alfacart.com.

Harga minyak goreng Bimoli sempat mengalami kenaikan pada awal tahun ini. Seperti yang terjadi di kepulauan Bangka Belitung.

“Harga minyak goreng Bimoli naik menjadi Rp 15.000 dari Rp 14.000 per liter,” kata Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran Disprindag Provinsi Kepulauan Babel, Evan Savitri.

“Harga minyak goreng ini naik murni sebagai dampak kenaikan harga jual TBS, karena stok pokok masyarakat itu di gudang distributor dan pengecer mencukupi,” tambahnya.

Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng juga terjadi di Kabupaten Pamekasan, Madura.

“Minyak goreng Bimoli semula Rp 26.667 menjadi Rp 26.500 per kilogram, daging sapi murni KW 1 harganya tetap Rp 100 ribu per kilogram,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan (Disperindag) Pamekasan, Bambang Edy Suprapto.

Sebagai sebuah brand yang cukup dikenal di masyarakat, Bimoli berusaha memasarkan produknya di kalangan generasi milenial (kaum muda).

“Kaum muda akan berumah tangga, dia akan memakai minyak goreng, jadi awareness mereka kami bangun dari sekarang, jadi generasi yang sudah memakai Bimoli tidak akan terputus. Mungkin sebelumnya ibunya dan neneknya sudah memakai Bimoli, generasi milenialnya ini belum tentu kenal Bimoli, jadi kampanye kami di sosmed lebih ke anak-anak muda,” jelas Product Marketing Manager Bimoli, Anton Kasna.

Pemasaran pihak Bimoli juga sudah mulai merambah media sosial. “Kami juga sudah menyiapkan library recipe yang siap dibagikan ke generasi muda lewat media sosial. Kampanye ini cukup sukses, saat ini ada 130ribu akun Facebook yang masuk fanpage Bimoli. Sampai akhir tahun ini, kami targetkan mungkin di atas 300ribu akun yang masuk akun fanpage kami,” tambah Anton.

Loading...