Mengantongi Akreditasi B, FK Unisma Bertekad Mencetak Dokter-Dokter Berkompetensi Terbaik

akreditasi, B, FK, Unisma, fakultas, kedokteran, dokter, muslim, sertifikat, kompetensi, terbaik, mahasiswa, karakter, indoor, outdoor, materi, bencana, peka, sikap, orang, daruratIlustrasi: mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisma Malang (edoxter.com)

Unisma atau Universitas Malang memiliki beberapa (prodi). Beberapa prodi tersebut sudah mendapatkan sertifikat akreditasi. Misalnya, untuk Kedokteran (FK) Unisma, telah mengantongi akreditasi B.

Dengan adanya akreditasi B tersebut, menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma), Dr. Hardadi Airlangga Sp PD menyatakan bahwa pihaknya hanya menerima 100 pada tahun ajaran sebelumnya.

“Dengan akreditasi B, sebenarnya jumlah mahasiswa bisa 200 orang. Tapi kami menerima 100 orang saja. Kami menerima calon mahasiswa yang lolos tes dan psikotes,” jelas Hardadi.

Selain dari masyarakat umum, ada juga mahasiswa FK dari hasil kerja sama dengan daerah. Namun juga tetap harus mengikuti tes oleh Unisma. “Kami kerja sama dengan Pemkab Kayong, Kalimantan Barat,” terangnya.

Pemda membiayai anak daerah yang tidak mampu, namun pandai. “Dari tiga calon mahasiswa yang kami seleksi, hanya satu orang yang lolos,” tambah Hardadi.

FK Unisma bertekad untuk menghasilkan -dokter dengan kompetensi terbaik. Oleh sebab itu, untuk mahasiswa FK, wajib ikut diklatsar Medical Rescue Team (MRT). Apabila tidak lulus, mahasiswa tersebut harus mengulang lagi.

“Tolong ikuti kegiatan ini secara baik. Keikutsertaan Anda di acara ini akan ada keputusan lulus dan tidak lulus. Jika tidak lulus, wajib mengulang,” tandas Prof Dr Junaidi Mistar MPd, Wakil Rektor 1 Unisma.

Karena itu, kelulusan MRT menjadi syarat kelulusan. Sehingga ada bukti . Diklatsar diadakan selama delapan hari. Rinciannya selama empat hari untuk kegiatan indoor. Sedangkan empat hari lain akan dilakukan secara outdoor.

Menurut Junaidi, pihaknya bertekad membentuk dokter alumni FK yang berbeda dengan FK PT lain, yaitu mencetak dokter muslim. “Dokter muslim itu dirancang mulai berbagai aktivitas. Karakter dokter muslim itu dirancang mulai berbagai aktivitas, kurikuler dan ekstranya. Semuanya bermuara pada membentuk karakter dokter muslim,” imbuhnya.

Di antara indikator dari karakter dokter muslim adalah memiliki jiwa peka kepada lingkungan saat ada situasi darurat dan kepekaan diikuti untuk kemauan menolong.

“Sering kali dua sikap peka dan mau menolong bisa jadi dimiliki banyak orang dalam situasi darurat. Kita juga mau menolong. Tapi begitu akan menolong, tidak tahu cara menolongnya,” paparnya.

Materi indoor mengenai gawat darurat seperti Basic Life Support oleh Emergency Medicine, evakuasi bencana, dan sebagainya. Ada juga pecinta alam oleh Young Pioneer, tali temali, pemasangan tenda, dan sebagainya.

Sedangkan materi outdoor untuk mengaplikasikan materi yang sudah diperoleh di indoor. Sehingga para mahasiswa tidak hanya jadi calon dokter yang pandai mendiagnosis, tetapi juga terampil melakukan penyelamatan dan penanganan gawat darurat.

Loading...