Mengandung Protein Tinggi, Harga Konsentrat Ayam Pedaging Sekitar Rp 242 Ribuan Per 1 Sak 50 Kg

harga, konsentrat, ayam, pedaging, pakan, ternak, petelur, per, kg, sak, isi, 1, 50, naik, nilai, rupiah, dolar, lemah, jagung, bahan, di, pasaran, japfa, comfeed, cocok, konsumsi, BR1Peternakan ayam pedaging (sumber: bigdutchman.id)

Budidaya ternak seperti ayam pedaging harus memerhatikan pakan, kebutuhan air, vitamin, hingga tempat tinggalnya. Untuk ternak ayam kampung yang akan dipasarkan menjadi ayam potong/pedaging, pemberian pakan mulai DOC atau Day Old Chick hingga umur 1 bulan, sebaiknya memakai konsentrat starter untuk ayam pedaging dari pabrik, seperti BR1 atau 511 yang biasanya mempunyai kadar protein 22-24%.

Di pasaran, konsentrat khusus ayam pedaging telah banyak . Salah satunya produksi dari PT Japfa Comfeed Indonesia. Konsentrat khusus ayam pedaging dengan Rp 242,000/1 sak isi 50 kg. Namun, ada pula yang menjual dalam ukuran 1 kg atau per kg, sekitar Rp 4.500.

Naik turunnya harga konsentrat bisa terpengaruh dari keadaan ekonomi, misalnya saat nilai lemah terhadap Amerika. Hal itu tidak hanya menyebabkan harga konsentrat baik untuk ayam pedaging atau petelur naik, namun harga pakan ternak juga bisa ikut naik.

”Kondisi ini memang membuat kami kelimpungan. Kami masih menunggu perkembangan, baik mengenai soal kenaikan harga pakan dan juga harga jual produk ternaknya,” kata Bambang Setyawan, warga Banyumas yang memiliki ayam petelur di Desa Cendana Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga.

Kondisi serupa juga diungkapkan para peternak ayam pedaging. Rahmat, seorang peternak di Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Ia mengaku masih menunggu perkembangan harga. ”Bila harga pakan naik dan harga tidak naik, setelah bulan ini mungkin saya berhenti dulu tidak ternak,” katanya.

Bambang yang mengelola ribuan ternak ayam petelur menyebutkan, sebelum rupiah merosot cukup dalam pada Agustus 2018, harga pakan berupa jagung sebenarnya sudah mengalami kenaikan cukup tinggi. Harga jagung yang semula Rp 5.000 per kg, sudah mencapai Rp 5.500 per kg.

Sedangkan mengenai harga konsentrat, Bambang menyebutkan, saat ini dia masih menggunakan stok pembelian lama yang belum mengalami kenaikan. Namun dia memastikan mengalami kenaikan karena harga konsentrat sangat terpengaruh nilai rupiah terhadap dolar AS.

”Saya sudah tanya pemasok konsentrat, katanya harga konsentrat pasti naik. Tapi berapa kenaikannya, masih belum bisa dipastikan,” ujarnya. Diperkirakan harga konsentrat untuk ayam petelur mengalami kenaikan dari Rp 5.200 menjadi Rp 5.650 per kg.

Konsentrat sendiri merupakan pakan yang mengandung nilai protein tinggi (sekitar 32%) di mana pemakaiannya tinggal ditambahkan jagung, bekatul atau lainnya sehingga didapat campuran pakan siap konsumsi yang cocok untuk ternak. Pakan konsentrat adalah pakan penguat untuk ternak yang terdiri atas satu atau campuran pakan.

Biasanya bahan pakan itu bersumber dari limbah industri (mie instan afkir, roti afkir, dll), limbah pertanian (bekatul, tumpi jagung), hasil samping olahan bahan pangan (tepung ikan, dedak, bungkil kedelai, dll), dan bermacam biji-bijian (jagung).

Loading...