Mengalami Masalah dengan Hidung? Siapkan Biaya Segini untuk Pemeriksaan Endoskopi

Ilustrasi : Seseorang yang mengalami gangguan pada hidungnyaIlustrasi : Seseorang yang mengalami gangguan pada hidungnya

Endoskopi hidung adalah prosedur pemeriksaan menggunakan alat yang memungkinkan spesialis telinga-hidung-tenggorokan () untuk melihat rongga hidung dan sinus. Alat endoskop sendiri memiliki bentuk menyerupai selang atau tabung mini dengan diameter kurang dari 4 mm, dilengkapi dengan kabel fiber optik di dalamnya yang memancarkan cahaya.

Selang tersebut bersifat lentur dan dapar menyusuri rongga hidung dengan mudah. Di bagian ujung alat tersebut dilengkapi dengan kamera yang terhubung dengan monitor. Fungsi kamera itu menampilkan gambaran rongga hidung maupun lainnya secara jelas. Selain untuk pemeriksaan hidung, endoskopi juga bisa dilakukan untuk memeriksa organ tubuh lainnya seperti mulut, lambung, anus, usus, rahim, hingga saluran kencing (uretra).

Tindakan endoskopi hidung mungkin diperlukan oleh yang mengalami sejumlah kondisi seperti hidung sering tersumbat atau terasa penuh, sinusitis (radang pada saluran sinus, ditandai dengan sering timbulnya nyeri pada daerah wajah), polip hidung ( selaput lendir rongga hidung yang berlebihan), tumor hidung (benjolan abnormal pada rongga hidung), hingga mimisan.

Nah, untuk urusan , ternyata pemeriksaan satu ini membutuhkan yang memang relatif mahal. Secara umum, endoskopi berkisar di angka jutaan rupiah. Biasanya mulai dari Rp 2 jutaan hingga mencapai Rp 7 jutaan untuk sekali tindakan. Namun endoskopi hidung yang berlaku di setiap fasilitas kesehatan bisa berbeda-beda.

Nah, kabar baiknya bagi pasien atau peserta Kesehatan ternyata bisa mendapatkan pemeriksaan endoskopi secara alias tanpa dipungut biaya, asalkan memenuhi segala prosedur yang ditetapkan. Seperti diketahui, untuk mendapatkan pengobatan atau tindakan medis secara , Anda harus memenuhi sederet persyaratan dari BPJS, misalnya saja meminta rujukan dari pihak fasilitas kesehatan yang bersangkutan, dan membawa berkas seperti fotokopi KTP, surat rujukan, serta kartu BPJS.

“Nilainya cukup lumayan, tetapi dengan menggunakan BPJS semuanya gratis. Saya tidak membayar satu sen pun,” kata salah satu pasien BPJS, Asrie Davierani, seperti dilansir Kompasiana. Namun perlu diketahui, meski secara keseluruhan endoskopi diklaim aman dilakukan, namun biasanya setelah melakukan endoskopi akan ada beberapa efek samping atau risiko seperti robeknya organ, , perdarahan, dan lain-lain.

Loading...