Mempelajari Seluk Beluk Fashion, Biaya Sekolah Desainer Terbilang Variatif

biaya, sekolah, desainer, jakarta, bandung, medan, di, STDI, interstudi, semester, tahun, 2018-2019, Rp 14 juta, gelombang, pendaftaran, bulan, mulai, fashion, mahasiswa, paket, teknik, sejarah, seluk belukIlustrasi: aktivitas seorang fashion designer

Bagi mereka yang memiliki minat dalam hal atau tata busana, demi mengembangkan kemampuannya bisa menempuh pendidikan di desainer. Salah satunya adalah STDI atau Tinggi Indonesia.

Merupakan salah satu sekolah desainer di Bandung, STDI memiliki desain komunikasi fashion. Di program ini, setiap akan dibekali dengan wawasan umum mengenai dunia mode, seperti materi sejarah fashion, seluk beluk perancangan, fashion curating, strategi pemasaran hingga jurnalisme fashion.

Pilihan karier atau profesi lulusan program desain komunikasi fashion adalah fashion designer, fashion communicator & promotion, fashion journalist, fashion stylist, fashion editor, fashion photographer, fashion illustrator, fashion film maker, fashion director, visual merchandiser, costume designer, retail dan berkesempatan untuk berkontribusi dalam setiap bidang fashion industri kreatif lainnya.

Untuk biaya sekolah desainer di STDI, terdiri dari biaya pendaftaran sebesar Rp 250 ribu. Lalu, untuk total biaya dibedakan berdasarkan gelombang penerimaan. Tetapi, nominalnya dimulai dari Rp 16 jutaan hingga Rp 23 jutaan. Biaya total itu termasuk formulir pendaftaran, sumbangan pengembangan pendidikan, pengenalan studi mahasiswa baru, jas , dan lainnya.

Di Jakarta, sekolah desainer (busana) salah satunya adalah di Interstudi. Untuk tahun 2018-2019, tersebut membuka penerimaan mahasiswa baru. Biaya sekolahnya terdiri dari uang pangkal, uang , dan uang her-registrasi. Nominalnya dibedakan antara kelas reguler dan eksekutif (malam). Kelas reguler, biaya kuliahnya semester 1 sebesar Rp 1,4 juta/bulan. Sementara kelas malam, biayanya sebesar Rp 1,6 juta/bulan.

Selain di Bandung & Jakarta, bagi masyarakat Medan, bisa mendaftar sekolah desainer di Yap Mode Fashion School. Program ini melatih para pecinta fashion untuk menjadi desainer profesional.

“Program ini tidak hanya bagi yang memiliki pendidikan tata busana atau kejuruan tata busana saja. Bagi yang tertarik dengan dunia fashion, bisa mencoba program ini, karena sifatnya non-formal,” ujar pemilik Yap Mode, Yuni Afrita Pohan.

Ia menjelaskan bahwa dalam program tersebut terdapat berbagai paket seperti paket dasar, terampil, mahir, dan special class. Para peserta nantinya akan diberikan materi belajar berupa desain seperti sketching dan teori, konstruksi pola hingga menjahit.

Di samping itu, ada pula materi special class yang akan diisi dengan pemberian materi drapping, haute couture, fashion illustration sketch and drawing, hingga fashion dan teknik fashion show.

“Lama belajar per paket beragam, untuk yang basic selama tiga bulan, terampil enam bulan, mahir waktunya selama 12 bulan, dan juga special class.” ujar Yuni.

Ia memberikan target untuk setiap peserta Yap Mode Fashion School supaya dapat merancang empat hingga lima busana di akhir pelatihan. Untuk biayanya sendiri, berbeda-beda setiap paketnya. Paket dasar dibanderol Rp 3 juta, paket terampil Rp 4 juta, paket mahir Rp 8 juta, dan special class Rp 12 juta.

Loading...