Memiliki Cabang di Malang, Harga Karaoke di Diva Dibedakan Berdasarkan Hari dan Ruangan

DIVA Karaoke - (Sumber: kota.com)DIVA Karaoke - (Sumber: kota.com)

Berkaraoke mungkin bisa menjadi salah satu yang menyenangkan, sekaligus menghilangkan penat, bagi sebagian orang. Beberapa tempat karaoke sudah tersedia di berbagai kota.

Sebagai contoh, di Kota . Di kota tersebut, Anda akan menemukan beberapa tempat karaoke, seperti Nav, Inul Vista, Anang Karaoke sampai Diva Karaoke. Khusus untuk DIVA Karaoke, tempat ini milik penyanyi Rossa.

“Di Diva Karaoke, kami berharap setiap kami yang datang bisa bernyanyi tanpa rasa malu dan serasa panggung menjadi miliknya,” ujar Rossa.

Untuk bisa berkaraoke di DIVA, Anda tentu dikenai tarif atau per jam. room karaoke di tempat tersebut dibedakan berdasarkan hari (weekend, weekdays, atau hari libur besar) dan kategori room (apakah small, medium, large, deluxe, vip atau vvip).

Cabang Diva Karaoke sendiri sudah ada di beberapa kota di . Sebut saja, di Semarang. Menurut Rossa, tempat karaoke di kota tersebut memiliki beberapa kelebihan. “Kelebihannya, yang ada di sini berbeda dengan tempat karaoke lainnya. Setiap nama ruangannya, dikasih judul lagu,” katanya.

Bahkan, tambah Rossa, dari 18 karaoke, keistimewaan lain dibanding tempat lainnya adalah memiliki yang luasnya mampu menampung hingga 40 orang. terbesar itu, diberikan nama Gambang Semarang yang merupakan lagu khas Kota Semarang.

“Biasanya di tempat lain hanya bisa menampung 25 orang untuk ukuran paling besar. Di sini bisa sampai 40 orang, terbesar di antara cabang kami lainnya,” jelas Rossa.

Ia tidak lupa menyampaikan kepada para pegawainya untuk tersenyum. “Jangan lupa tersenyum ya, karena pelanggan kita itu adalah diva,” ucapnya.

Di lain kesempatan sebagai konsekuensi, para pengusaha karaoke tentunya wajib membayar royalti. Hal tersebut terkait dengan Undang-undang (UU) RI Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta pengurusan Lisensi Lagu Dalam Karaoke, yang mewajibkan tempat karaoke untuk membayar royalti terhadap lagu dikomersilkan melalui instansi, yang secara resmi ditunjuk.

Untuk memberitahukan lebih lanjut mengenai kewajiban royalti, Pihak Polsek Kelapa Gading melakukan sosialisasi. “Kami telah melakukan sebuah sosialisasi terhadap 10 dari total 70 perwakilan pengusaha karaoke di Kawasan Kelapa Gading, terkait kewajiban royalti di Kelapa Gading,” papar Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Sandy Budiman.

Hal tersebut untuk menghindari adanya masalah di kemudian hari. Untuk usaha karaoke yang tidak mengindahkan peraturan tersebut, maka dapat dilakukan somasi terhadap usahanya. Sosialisasi itu juga dapat menjadi masukan dan kesadaran dari pihak usaha.

“Kita harapkan dengan adanya sosialisasi dari Bareskrim ini segala masukan dan input dari para pelaku atau pemilik usaha, terkait peraturan ini akan saya sampaikan ke atasan di tingkatan Polres dan Polda Metro Jaya,” tutur AKP Sandy Budiman.

Loading...