Membuka Pendaftaran Santri Baru 2018/2019, Biaya Masuk Minimal Ponpes Pandanaran Rp 6,9 Jutaan

biaya, ponpes, pandanaran, pendaftaran, santri, baru, tahun, 2018/2019, daerah, ngaglik, sleman, yogyakarta, jogja, program, cashless, peran, madrasah, pesantren, semester, bulan, per, setiap, totalIlustrasi: metode pengajaran pondok pesantren (sumber: ibntimes.co.uk)

(ponpes) dinilai berperan penting dalam pencegahan ekstremisme dan terorisme. Hal itu disampaikan dalam seminar mengenai peran pemerintah dan pesantren dalam penanggulangan ekstremisme/terorisme.

“Peran pesantren luar biasa dari awal pengajaran ya itu, jadi sebenarnya dari sisi fiqih sedikit, tapi lakunya biasanya meniru kyai-nya,” ucap Jazilu Sakhok yang akrab disapa Gus Sakhok. Ia merupakan Koordinator for Peace (PfP) Sunan Pandanaran.

Gus Sakhok mengaku bahwa di ponpes memiliki ciri khas yang relevan terhadap kepribadian Indonesia. Menurutnya, hal itu dapat membendung gerakan ekstremis. “Sebenarnya mentalitas ciri khas yang ada di pesantren akan menyeimbangkan berbagai unsur komprehensif . Nantinya akan menjadi modal untuk mencegah ekstremis,” tambahnya.

“Pondok pesantren sebagai benteng pertahanan Islam dari ideologi ekstremis semakin diharapkan perannya dalam mengembangkan strategi kontra narasi dan narasi alternatif yang mempromosikan persatuan, perdamaian, toleransi, dan kesalehan yang sesungguhnya,” ujar Gus Sakhok.

Salah satu pesantren yang ada di Indonesia adalah Pesantren Sunan Pandanaran. Ponpes yang berlokasi di daerah Ngaglik, Sleman, Yogyakarta itu di tahun ajaran 2018/2019 membuka penerimaan santri baru. Melalui resminya di psb.pandanaran.org, pihak ponpes memberi informasi mengenai persyaratan, cara , biaya masuk, dan lainnya.

Bagi calon pendaftar, bisa melihat persyaratan secara di situs resmi ponpes. Beberapa persyaratan di antaranya usia maksimal pendaftar MA adalah 16 tahun per 31 Desember 2018, dan pendaftar MTs maksimal berusia 13 tahun per 31 Desember 2018, fotokopi rapor, ijazah dan SKHUN, kartu atau keterangan NISN, dan lainnya.

Untuk biaya, pihak ponpes juga telah menjabarkan secara detail apa saja biaya yang harus dibayarkan bagi pendaftar. Biaya masuk ponpes di antaranya pendaftaran sebesar Rp 100.000, mosba (orientasi) dan ziarah sebesar Rp 250.000, seragam olahraga Rp 150.000, administrasi surat, majalah, dan lain-lain Rp 150.000, administrasi tabungan Rp 100.000, dan biaya lainnya.

Biaya masuknya sendiri dibedakan menjadi dua kategori, biaya pesantren yang jika dijumlah, totalnya senilai Rp 5.700.000. Kategori selanjutnya adalah biaya madrasah dengan total Rp 1.250.000. Total biaya minimal masuk ponpes Sunan Pandanaran adalah Rp 6.950.000. Total biaya ini sudah termasuk biaya bulanan pertama.

Sementara, setiap bulannya, santri dibebani biaya bulanan sebesar Rp 750.000 yang termasuk SPP, syahriah pesantren, biaya makan dan minum. Setiap semester, santri dibebani biaya per semester sebesar Rp 1.950.000.

Untuk informasi lebih lanjut, melalui situs resminya, pihak ponpes memberikan info kontak yang bisa dihubungi. Di situs resminya juga, pihak ponpes mengumumkan bahwa pendaftaran tahun 2018/2019 telah ditutup karena kuota sudah memenuhi.

Selain berperan dalam benteng pertahanan dari ekstremisme/terorisme, Ponpes Sunan Pandanaran juga menjadi pilot project program cashless oleh (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta. Santri diwajibkan menggunakan e-money selama bertransaksi di wilayah ponpes.

“Hal ini tentunya akan meningkatkan kualitas perekonomian kita,” ujar Ketua Yayasan Ponpes Sunan Pandanaran, Imadudin Sukamto.

Loading...