Membidik Kalangan Atas, Biaya Go Clean Dihitung Per Jam

biaya, tarif, Go-Clean, per, ja, dihitung, aplikasi, layanan, Go-Jek, kota, di, Indonesia, Rp 45.000, peralatan, pengguna, kelas, atas, strategi, bersih-bersih, kamar, mandi, tidurLayanan Go-Clean untuk Kelas Atas Dihitung Per Jam

Apabila sebelumnya Anda sudah mengunduh aplikasi yang update, akan menemukan ada beberapa aplikasi lain, seperti Go-Glam, Go-Clean, dan Go-Massage. Ketiga tersebut disediakan sebagai bentuk inisiatif pihak untuk mengembangkan bisnis Go-Jek.

Misalnya saja, Go-Clean. Bisa dilihat dari namanya, layanan ini merupakan bersih-bersih, baik hunian pribadi maupun . Paket yang disediakan beragam, mulai dari menyapu, mengepel, sedot debu, membersihkan mandi, dan tidur. Anda juga bisa meminta tambahan layanan, seperti menyetrika, membersihkan lemari, kulkas, dapur, dan lainnya.

Layanan tersebut bisa digunakan apabila kebetulan Anda baru saja menggelar pesta atau acara kumpul-kumpul di rumah, dan tidak sempat bersih-bersih. Bisa juga digunakan oleh ibu yang tidak punya banyak waktu untuk membersihkan rumah atau pada saat asisten sedang pulang kampung.

Aplikasi Go-Clean tersedia di beberapa kota di Indonesia, seperti Bali, Balikpapan, Bandung, Jabodetabek, Makassar, Manado, Medan, Palembang, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta. Untuk menggunakannya, Anda terlebih dahulu harus download atau update Aplikasi Go-Life,lalu klik icon Go-Clean. Lalu, Anda tinggal mengikuti petunjuk/ selanjutnya.

Untuk biaya () Go-Clean, dihitung per jam. Misalnya, Anda memilih Go-Clean dengan dilengkapi peralatan, maka yang dibebankan sebesar Rp 45.000 per jam. Ambil contoh lagi, jika Anda menginginkan ada 2 (dua) ruangan yang akan dibersihkan, kamar tidur dan kamar mandi untuk 3 jam, maka biayanya berkisar Rp 135.000.

Tarif Go-Clean tersebut telah diturunkan besaran nominalnya dari tarif awal sejak peluncurannya. Hal ini karena pada saat itu, walaupun layanan baru saja diluncurkan, permintaan masyarakat terhadap jasa tersebut terbilang banyak, dan dianggap memudahkan para ibu yang bekerja. Melihat antusias seperti itu, pihak Go-Clean akhirnya menurunkan layanan.

Kebijakan tersebut diambil oleh Dayu Dara Permata, product head Go-Clean, setelah melihat antusiasme masyarakat atas layanan Go-Clean. Permintaan akan jasa on-demand cleaning service tersebut terus meningkat secara progresif, khususnya di Jakarta. Hal itu menunjukkan bahwa warga Jakarta membutuhkan layanan itu karena kualitas dan kepraktisannya.

Dampak lainnya juga dirasakan oleh ribuan mitra profesional GO-CLEAN yang mendapat kehidupan yang lebih baik karena sistem bagi hasil yang adil, serta didukung dengan jumlah permintaan yang terus bertambah.

“Diharapkan dengan penyesuaian harga layanan ini, akan semakin banyak warga Jakarta yang terbantu dengan memakai layanan kebersihan dari GO-CLEAN di rumah, kantor atau tempat usahanya kapan pun mereka mau,” tegas Dara.

Menurut Public Relation Go-Clean, Go-Glam, dan Go-Massage, menyatakan bahwa layanan tersebut membidik pengguna kelas atas. Untuk mendapatkan pengguna dari segmen tersebut, Go-Jek harus menerapkan sejumlah strategi. “Salah satunya dengan pendekatan ke komunitas, juga sejumlah event offline yang cocok,” kata Yovita.

Loading...