Memberi Pengetahuan Bidang Perpajakan, Biaya Kursus Brevet A dan B Dibanderol Jutaan Rupiah

Kuliah Brevet - (Sumber: cemati.com)Kuliah Brevet - (Sumber: cemati.com)

Untuk memberikan dan kemampuan komprehensif dalam bidang perpajakan, terdapat pelatihan Brevet A dan B. Materi yang diajarkan antara lain pengantar hukum pajak, ketentuan umum dan tata cara perpajakan, PPh orang pribadi, dan segala jenis pajak lainnya.

Biaya kursus Brevet A dan B berkisar di angka jutaan , seperti yang diadakan di Ikatan Akuntan di Serpong. Untuk mengikuti kursus, biaya untuk anggota sebesar Rp 3.600.000, sedangkan untuk non anggota sebesar Rp 4.000.000.

Bagi Anda yang berdomisili di Tangerang, dapat mencoba mendaftar kursus Brevet di Educipta. Biaya di sini lebih murah, yaitu dua juta rupiah. Selain di kedua tempat tersebut, Anda juga bisa mendaftar di IKPI, STAN, IAI Depok, dan Daan Mogot, Trisakti, maupun di UI ( Indonesia).

Pelatihan Brevet (perpajakan) dinilai sebagai salah satu yang penting ketika Anda memasuki dunia kerja nanti. “ pengguna lulusan Akuntansi juga sangat membutuhkan tenaga kerja yang menguasai ilmu perpajakan,” ujar Dekan Fakultas (FE) Unisma, Nur Diana S.E, M.Si.

Hal tersebut dibuktikan oleh Universitas Islam Malang (Unisma) yang bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Komisariat Daerah Malang Raya yang siap melaksanakan Diklat Pajak Brevet A & B angkatan 2017.

“Prodi akuntansi itu salah satu prodi yang memiliki profesi, nah yang yang mewadahi itu adalah IAI,” terang Dekan FE di Unisma tersebut.

“Ini salah satu skill keahlian yang harus kami berikan kepada para mahasiswa FE Unisma. Sejak awal menjadi mahasiswa harus punya keahlian dan kompetensi dalam bidang perbankan,” tambah Nur Diana.

Sementara itu, Ketua Bidang dan Pelatihan IAI, Dra. Istutik, Ak, MM, CA mengungkapkan bahwa pelatihan yang diberikan oleh IAI merupakan perwujudan dari tanggung jawab IAI untuk mencetak generasi muda yang kompeten khususnya dalam bidang profesi akuntan.

“Ini adalah upaya untuk meningkatkan kompetensi, baik kompetensi pendidik (dosen) maupun yang dididik, mahasiswanya. Kebetulan Unisma memberi kepercayaan kepada kami (IAI) untuk melakukan kompetensi dalam bidang perpajakan,” katanya.

“Jadi, mereka akan dilatih kemudian akan diuji, materi sudah disediakan oleh IAI . Dan materi berupa modul dan pemateri-pemateri yang profesional sudah kita siapkan, namun kita juga mengharapkan kerjasama dari peserta yang ada,” jelas Istutik

Lebih lanjut, Istutik berharap dengan modul yang telah disediakan oleh IAI, mahasiswa dapat memahami dan mengikuti pelatihan yang diadakan selama 42 kali pertemuan tersebut dengan semaksimal mungkin.

Loading...