Melejit di Menit Akhir, Rupiah Tiba di Level 13.800

rupiah-euroJelang menit-menit akhir penutupan sesi sore ini (18/8), Rupiah melonjak tajam setelah seharian bergerak melandai. Menurut pantauan Indeks , Rupiah ditutup pada level Rp 13.800 per Dolar AS di perdagangan Selasa sore. Sedangkan menurut kurs referensi JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dolar Rate), kurs penutupan Rupiah berakhir di level Rp 13.831 per Dolar AS.

Melonjaknya Rupiah sejauh 22 basis poin (setara 0,16%) ini ditengarai sebagai dari intervensi Bank Indonesia (BI) di spot hari ini. Hal ini sebagai penyeimbang tekanan negatif yang datang dari maupun faktor internal rilis Indonesia yang kurang memuaskan pihak investor. Rupiah tercatat sempat singgah di level Rp 13.859 per USD sepanjang perdagangan hari ini.

Tekanan yang bertubi-tubi terhadap Rupiah datang jelang rilis hasil rapat oleh The Fed dini hari nanti. Kabarnya, AS tersebut diperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga acuan per bulan September 2015 mendatang. Faktor lain yang turut memperlemah posisi Rupiah adalah merosotnya data ekspor Indonesia yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik. Pada rilisan data tersebut disimpulkan bahwa jumlah Ekspor Indonesia pada bulan Juli lalu merosot hingga 19,23% ke level terendah sejak 5 tahun terakhir.

Bank Indonesia menyatakan bahwa Rupiah telah mengalami pelemahan secara berlebihan akibat devaluasi Yuan beberapa lalu dan spekulasi tentang kebijakan The Fed. Meski kini isu devaluasi Yuan telah mereda, Minyak dan komoditas lain yang anjlok turun berpeluang untuk terus menekan Rupiah.

Loading...