Melaju Nyaman di Zona Hijau, Rupiah Berakhir Naik 32 Poin

Meski indeks mampu terus bergerak , tetapi berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau mulai awal hingga akhir dagang. Menurut Index pukul 15.59 WIB, mata uang Garuda menutup Kamis (9/2) ini dengan penguatan sebesar 32 poin atau 0,24% ke level Rp13.295 per .

Tren rupiah sudah berlangsung sejak awal dagang dengan dibuka menguat 15 poin atau 0,11% ke posisi Rp13.312 per dolar AS. Istirahat siang, mata uang Garuda kembali melonjak 30 poin atau 0,23% ke level Rp13.297 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.17 WIB, spot masih bertahan di zona hijau setelah 20 poin atau 0,15% ke Rp13.307 per dolar AS.

Mata uang Garuda mampu bertahan di zona positif meski indeks dolar AS juga bergerak menguat dengan naik 0,11% ke level 100,39 pada pukul 14.33 WIB setelah sempat dibuka turun tipis 0,010 poin atau 0,01% di 100,270. Bertahannya rupiah di zona hijau tidak terlepas dari kenaikan prospek peringkat utang Indonesia yang dikemukakan oleh Moody’s.

Sebelumnya, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, menuturkan bahwa mata uang Garuda memang berpotensi menguat pada sesi dagang hari ini usai Moody’s menaikkan prospek peringkat utang Indonesia yang meningkatkan peluang adanya kenaikan peringkat di masa depan. Seperti diketahui, lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service (Moody’s) memperbaiki outlook sovereign credit rating Republik Indonesia dari stabil menjadi positif.

Moody’s menyatakan terdapat dua faktor kunci yang mendukung perbaikan outlook sovereign credit rating Indonesia. Pertama, penurunan kerentanan sektor eksternal yang diperkirakan terus berlanjut sebagai dampak dari kebijakan otoritas. Kedua, perbaikan kelembagaan melalui peningkatan efektivitas kebijakan.

Sementara itu, siang tadi menetapkan tengah berada di level Rp13.308 per dolar AS, naik 29 poin atau 0,21% dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi Rp13.337 per dolar AS. Di saat yang sama, pergerakan mata uang Asia bervariasi terhadap dolar AS dengan pelemahan terdalam dialami yen Jepang sebesar 0,17%, sedangkan penguatan tertinggi diraih rupee India sebesar 0,31%.

Loading...