Masuki Kuartal Akhir 2015, Rupiah dan IHSG Bersinar

rupiah-euroMengawali kuartal ke-4 di tahun 2015, menunjukkan sinyal-sinyal penguatan. Tepat pada pembukaan pagi ini (1/10), berada pada level Rp 14.628 per . Menurut Indeks , Rupiah melaju naik sebanyak 24,5 poin atau setara 0,17% dari angka penutupan sebelumnya di Rp 14.652 per Dolar AS.

Edwin Sebayang selaku Kepala Riset MNC Securities mengatakan bahwa Rupiah memang memiliki peluang untuk menguat, namun hanya bertahan sementara. Edwin memperkirakan Rupiah bakal bergerak di rentang support Rp 14.570/ dan resistance di level Rp 14.715/USD pada .

“Mereka (Kurs Rupiah) akan berusaha menembus Rp 14.600 tapi pelaku pasar akan melakukan pembelian untuk kebutuhan dan pembayaran bahan pokok,” perjelas Edwin pada salah satu media.

Kabar positif tentang Rupiah ini diendus oleh First Asia Capital bakal memberi dampak penguatan pada pergerakan . Mereka memperkirakan bahwa Indeks pada hari ini bakal bergerak di kisaran resisten 4.270 dan support 4.170.

Analis First Asia Capital David Sutyanto menyatakan jika para akan digerakkan oleh sejumlah sentimen data ekonomi makro pada perdagangan di awal Oktober ini. Beberapa diantaranya adalah tentang data dalam negeri dan data final manufacturing indeks pada sisi eksternal.

“IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya, terutama juga ditopang potensi penguatan Rupiah atas dolar AS,” pungkas David.

Loading...