Masih Minim Sentimen, Rupiah Bergerak Stagnan di Awal Perdagangan

Rupiah - tirto.idRupiah - tirto.id

Jakarta dibuka melemah sangat tipis dan bahkan relatif stagnan sebesar 0,3 poin atau 0,0 persen ke posisi Rp 14.241,3 per AS di awal pagi hari ini, Kamis (13/6). Kemarin, Rabu (12/6), mata uang Garuda berakhir terdepresiasi 2,5 poin atau 0,02 persen ke level Rp 12.241 per USD.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the Greenback terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat. Pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB, indeks dolar AS dilaporkan naik 0,33 persen menjadi 96,9989 lantaran para pelaku pasar sedang memantau prospek perdagangan dan langkah kebijakan moneter yang akan diambil oleh Federal Reserve.

Pada perdagangan sesi pagi hari, dolar AS sempat melemah usai Departemen Amerika Serikat melaporkan bahwa indeks konsumen AS untuk seluruh konsumen perkotaan mengalami kenaikan 0,1 persen pada Mei 2019 berdasarkan penyesuaian secara musiman, setelah naik sebesar 0,3 persen pada April 2019.

Seperti dikutip dari Antara, inflasi inti yang diawasi ketat, tidak termasuk makanan dan energi, juga sedikit naik sebesar 0,1 persen pada bulan lalu. Data inflasi yang lemah datang saat para investor semakin berspekulasi jika The Fed akan menurunkan suku bunga acuan. Menurut alat FedWatch CME Group, harapan pasar terkait pemangkasan suku bunga pada Juli 2019 berada di angka 84,3 persen. Kemudian dolar AS berhasil menguat lantaran pasar optimis jika AS akan membuat perjanjian dengan mitra dagang utamanya.

Menurut ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih, gerak rupiah cukup terbatas karena pelaku pasar tak terlalu serius dalam menanggapi rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang hendak mengenakan tambahan untuk produk-produk China. Selain itu, penguatan USD juga tertahan usai People Bank of China (PBOC) menggelontorkan stimulus CNY 35 miliar atau setara dengan USD 5,08 miliar.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia juga diperkirakan bakal menurunkan suku bunga acuan BI 7-day repo rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) tanggal 19-20 Juni 2019 depan. “Tetapi untuk hari ini rupiah bisa kembali menguat dengan rentang pergerakan Rp 14.226-Rp 14.270 per dollar AS,” ucap Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka, seperti dilansir Kontan.

Loading...