Masih Mengacu Pada PTKP Tahun 2017, Ditjen Pajak Bakal Ubah Batasan PTKP?

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati - asia.nikkei.com

Tidak semua di yang telah bekerja dikenai pajak oleh . Dalam pajak dikenal istilah yang dinamakan Tidak Kena Pajak (PTKP). yang termasuk dalam kategori PTKP atau gaji dalam 1 tahun tidak melebihi batas PTKP, maka sang wajib pajak tak diwajibkan membayar PPh (Pajak Penghasilan). Hingga tahun 2018 ini besaran PTKP belum mengalami perubahan, masih sama seperti tahun 2017 lalu.

Saat ini besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak yang ditentukan bagi wajib pajak orang pribadi adalah Rp 4,5 juta per bulan atau Rp 54 juta per tahun. Pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mengakui tengah mengkaji perubahan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

Beberapa waktu lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa batas PTKP di Indonesia termasuk salah satu yang tertinggi di . “Kalau kita bandingkan negara , PTKP kita paling tinggi, walaupun income per kapita kita relatif lebih rendah dari Thailand, Vietnam, Malaysia bahkan dengan Singapura sekalipun, Indonesia menerapkan PTKP yang tinggi,” kata Sri Mulyani di Jakarta tahun 2017 lalu, seperti dilansir Detik.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengungkapkan jika kebijakan ini berkaitan dengan rasio pajak. Ketika pemerintah menaikkan PTKP sebanyak 2 kali dalam waktu yang berdekatan, basis pajak di Indonesia terus menurun dan mengganggu realisasi penerimaan. “Karena kita ingin tax ratio comparable dengan negara lain, kita harus lihat kenapa Indonesia berbeda. Kalau policy mengenai PTKP, dengan income per kapita yang kita miliki dengan negara lain apakah bisa dilihat sebagai salah satu yang menjelaskan basis pajak kita berbeda,” paparnya.

Hingga kini masih belum ada keputusan apakah PTKP akan , turun, atau tetap. Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi menuturkan jika pihaknya masih mempertimbangkan sejumlah hal, termasuk daya beli masyarakat. “Iya setuju juga (harus melihat daya beli) artinya kami akan kaji,” kata Ken.

Kajian batas PTKP dilakukan agar dapat mengetahui potensi penerimaan pajak yang lebih dari PPh. Hal ini juga sejalan dengan peningkatan target penerimaan pajak 2017 dibanding tahun sebelumnya. Tingkat konsumsi rumah tangga atau daya beli juga merupakan salah satu pendorong pertumbuhan . Dengan adanya perubahan PTKP diharapkan tak mempengaruhi daya beli masyarakat.

Loading...