Masih Berjaya, Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan di Awal Perdagangan

Jakarta – Masih melanjutkan tren penguatan, pada perdagangan pagi , Jumat (16/9) mata uang rupiah dibuka menguat 0,23 persen atau 30 poin ke Rp 13.145 per . Pada pukul 08.01 WIB nilai tukar rupiah masih berjaya 0,17% atau 23 poin ke posisi Rp 13.152 per dolar .

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede memaparkan jika rupiah terdorong oleh katalis positif data ekonomi dari dalam negeri. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin melaporkan nilai neraca perdagangan periode 2016 mengalami surplus sebesar 293,6 juta walau nilai tersebut masih lebih rendah dibanding perolehan pada bulan Juli 2016 lalu.

Meski demikian, para pelaku tetap beranggapan bahwa di Indonesia ada di jalur yang cukup positif. Sementara itu, Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan jika penguatan rupiah berlanjut lantaran harapan terkait pengampunan pajak (tax amnesty) kembali.

“Lonjakan catatan uang tebusan tax amnesty menjadi salah satu pemicu walaupun itu juga akibat perubahan definisi data pelaporan,” ungkap Rangga.

Nilai tukar mata uang Garuda menguat ketika mayoritas mata uang di wilayah Asia Tenggara tak berdaya melawan kekuatan dolar Amerika. Tetapi Rangga menuturkan bahwa fluktuasi yang terjadi dari faktor global menjelang dan BoJ meeting pekan depan dapat membatasi pergerakan rupiah di spot exchange.

Loading...