Masa Depan Cerah, Harga Bitcoin Kini Tembus Lebih dari $ 1.500

Masa depan digital Bitcoin tampaknya semakin cerah. Sejak akhir Februari lalu cryptocurrency ini menjadi topik perbincangan hangat di sejumlah setelah harganya melampaui emas dan tembus hingga USD 1.210,82.

Pada Jumat (5/5) kemarin Bitcoin diperdagangkan pada USD 1.552,71. Bahkan Bitcoin di Hong Kong, Bitfinex, mencatat harga Bitcoin mencapai USD 1.624,11 atau sekitar Rp 21,6 jutaan jika dirupiahkan. Dari hari ke hari Bitcoin terus mencatatkan rekor harga tertinggi karena prospek mata uang digital ini terus berkembang ke arah yang .

Setelah disahkan sebagai metode yang legal di Jepang, potensi adopsi bitcoin secara massal sebagai mata uang digital di Jepang pun semakin meningkat. Pekan ini setidaknya terdapat 10 baru yang mengumumkan hendak membuka bursa pertukaran bitcoin di Jepang.

Kabar baik lainnya adalah, Security and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat juga dilaporkan tengah mempertimbangkan kembali keputusannya terkait larangan pertukaran bitcoin perdana di Amerika (exchange trade fund/ETF). Bursa bitcoin yang sebelumnya diajukan oleh Winklevoss bersaudara ditolak karena dinilai kekurangan regulasi yang mengatur proses pertukarannya.

Menurut Mati Greenspan, analis di eToro, penolakan tersebut merupakan pukulan besar bagi bitcoin. Tetapi saat ini bitcoin bisa bangkit dari masa kritisnya berkat keputusan Jepang. Bahkan salah satu sumber terdekat dari perusahaan moneter Jepang melaporkan jika pada bulan-bulan mendatang akan ada lebih dari 200 ribu yang meluncurkan cash register yang menerima sistem pembayaran melalui aplikasi seluler yang dapat memenuhi kebutuhan bitcoin.

Loading...