Masa Berlaku Sesuai Izin Tinggal, Berapa Biaya Pembuatan e-KTP untuk WNA?

Ilustrasi Foto e-KTPIlustrasi Foto e-KTP - kompas.com

Selain Indonesia (WNI), negara yang bermukim di Indonesia rupanya juga bisa memiliki KTP alias . Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil menjelaskan bahwa WNA bisa memiliki KTP el sesuai dengan yang dalam Undang-Undang (UU) No 24 tahun 2013 pasal 63 ayat 1 dan pasal 64 ayat 7 huruf b.

Dalam UU No 24 tahun 2013 pasal 63 ayat 1 dijelaskan bahwa Orang Asing yang memilik Izin Tinggal Tetap yang telah berumur 17 tahun atau telah kawin atau pernah kawin wajib memiliki KTP-el. Selain itu, dalam Pasal 64 ayat (7) huruf b disebutkan juga bahwa masa berlaku KTP-el bagi Orang Asing disesuaikan dengan masa berlaku Izin Tinggal Tetap.

Menurut Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakhrulloh, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh WNA untuk memperoleh e KTP. “Harus punya izin tinggal tetap atau green card seperti di Amerika. Ini diterbitkan imigrasi. Kalau suda memiliki izin tinggal tetap, WNA tadi tinggal datang ke Dinas Dukcapil,” kata Zudan, seperti dilansir Kontan.

Jika sudah mempunyai izin tinggal, maka WNA yang bersangkutan juga harus mempunyai alamat di Indonesia. Pembuatan Nomor Induk Kependudukan memakai kode dari alamat WNA di Indonesia, sama seperti pembuatan NIK untuk WNI. “Kalau dia WNA nanti dibuatkan dengan kode seperti ini, 2 digit kode provinsinya, 2 digit kabupaten, 2 digit kecamatan. Nah kemudian 6 digit ini tidak bisa diganggu digantikan orang lain yaitu tanggal lahirnya dan 4 digit terakhir kode otomatis penerbitannya,” papar Zudan.

Meski secara tampilan e-KTP WNA sama seperti tampilan e-KTP WNI, rupanya masa berlaku keduanya berbeda. Masa berlaku e-KTP WNA sesuai dengan lama izin tinggal WNA di Indonesia atau KITAP, sedangkan e-KTP WNI berlaku seumur hidup. Kemudian untuk kolom kewarganegaraan juga ditulis sesuai kewarganegaraan WNA tersebut dengan isian elemen data ditulis menggunakan Bahasa Inggris.

Meski tercatat sebagai penduduk Indonesia dalam kurun waktu tertentu, rupanya tidak serta-merta membuat para WNA pemegang e-KTP ini memiliki hak pilih dalam Pemilu seperti para WNI. Dalam UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian (UU Keimigrasian), ITAP adalah izin tinggal untuk WNA yang berlaku selama 5 tahun dan dapat terus diperpanjang. Izin itu diurus WNA di kantor Imigrasi setempat.

Pembuatan e-KTP untuk WNA sendiri kabarnya tidak dipungut biaya, alias . “Kalau mengurus sesuai dengan waktu yang ditetapkan semuanya , tidak dipungut biaya sama sekali. Tapi kalau telat berdasarkan Perda Nomor 05 tahun 2007 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan memang ada ketentuan denda yang diatur,” ucap Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Diarmansyah.

Loading...