Marubeni Tanamkan 2 Miliar Dolar AS Bangun Pembangkit Listrik di Indonesia

Marubeni akan bekerjasama dengan perusahaan listrik lokal dan untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga batubara di , sebagai upaya perusahaan untuk menumbuhkan global sebanyak 40% dalam tiga tahun ke depan. yang diperlukan untuk membangun ini ditaksir mencapai 2 miliar dolar AS.

Pada Senin (16/5) kemarin, perusahaan asal itu telah menandatangani nota kesepahaman dengan Korea Midland Power dan perusahaan batubara Samtan, serta perusahaan energi Indonesia untuk mengembangkan energi listrik 1 juta kilowatt atau setara dengan satu reaktor nuklir. Nantinya, pabrik akan dibangun berdampingan dengan dua proyek pembangkit listrik Marubeni yang ada di Cirebon, , dan diharapkan rampung antara tahun 2021 hingga 2022 mendatang.

Indonesia yang berencana menambah pembangkit tenaga listrik sebanyak 35 juta kilowatt pada 2019 mendatang akan memainkan peran sentral dalam proyek itu. Upaya serupa juga akan dilakukan untuk kawasan Asia Tenggara lainnya guna mempercepat pertumbuhan pasar seperti Timur Tengah dan Afrika.

Pada akhir Maret lalu, Marubeni telah mengelola 10.740.000 kilowatt pembangkit listrik melalui di proyek-proyek seluruh . Dan sekarang, perusahaan berencana meningkatkan kapasitas hingga 40% menjadi 15 juta kilowatt dalam tiga tahun ke depan, dengan biaya antara 600 miliar yen hingga 80 miliar yen atau setara 5,51 miliar dolar AS hingga 7,34 miliar dolar AS.

Saingan Marubeni, Sumitomo Corp., juga berencana meningkatkan kapasitas pembangkit listrik yang dikelolanya dari sekitar 7 juta kilowatt menjadi 10 juta kilowatt melalui proyek-proyek baru di Afrika, Asia Tengah, dan negara berkembang lainnya. Sementara, Mitsui & Co pada bulan Januari lalu telah memenangkan tender untuk proyek listrik 3,15 juta kilowatt di Oman.

Loading...