Manfaatkan Momen Tax Amnesty, Bisnis Properti Kembali Menggeliat

Peluncuran program pengampunan (tax amnesty) dinilai menjadi salah satu pendorong kembali bangkitnya di Indonesia. Pasalnya, menjadi salah satu yang menjanjikan bagi mereka yang ikut program tersebut dan karenanya menjadi celah bagi para yang jeli dalam memanfaatkan momen ini sebagai sinyal time to buy properties.

“Tidak ada alasan untuk tidak meyakini masa sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli dan investasi properti,” jelas Direktur PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), Herman Nagaria. “Pertama, sedang terkoreksi alias tidak seperti tahun 2011-2013 lalu yang bisa melonjak 30 hingga 40 persen. Ini artinya, potensi pertumbuhan bisa pada tahun yang akan datang.”

Kedua, ditambahkan Herman, berbagai stimulus yang dikeluarkan pemerintah sangat mendukung konsumen dan investor untuk belanja properti. Stimulus tersebut di antaranya penurunan bunga kredit, relaksasi loan to value, potongan pajak penjualan, deregulasi perizinan, hingga amnesti pajak. “Setelah harga terkoreksi, saya yakin tahun depan akan tumbuh yang ditopang fundamental yang kuat,” sambungnya.

Senada, Presiden Direktur Asiana Group, Loemongga Haoemasan, mengatakan bahwa meski efek program amnesti pajak masih belum terasa hingga saat ini, namun akan berdampak besar pada semester kedua tahun 2017 mendatang. “Dampak uang baru yang dideklarasikan pada tahap pertama program amnesti pajak akan meningkatkan belanja infrastruktur,” ujarnya.

Sementara itu, Country Head JLL Indonesia, Todd Lauchlan, menambahkan bahwa perekonomian Indonesia yang tumbuh 5 persen merupakan pendorong utama properti. “Namun, amnesti pajak dianggap sebagai katalitasor penting lainnya,” Todd.

Momen program tax amnesty pajak ini memang dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pengembang (developer) untuk memasarkan proyek baru. Misalnya, PT Modernland Realty Tbk melalui perusahaan subsidiari PT Mitra Sindo Sukses (MSS) yang meluncurkan hunian tapak Jakarta Garden City (JGC) seharga Rp1,2 miliar per unit dalam acara Open House, 26-27 November kemarin.

“Perusahaan memang memanfaatkan momen program tax amnesty untuk memasarkan proyek ini,” jelas President Director PT Mitra Sindo Sukses, Sami Miettinen. “Kami melihat gejala baru setelah tax amnesty bergulir yang berdampak pada pasar properti.”

Dalam kondisi yang sedang lesu ini, ditambahkan Sami, pengembang memang belum berani menaikkan harga rumah. “Namun, di sisi lain, ini menjadi celah bagi para investor yang jeli dalam memanfaatkan momen tax amnesty sebagai sinyal time to buy properties,” tandasnya.

Loading...