Malindo Air Rebranding Jadi ‘Batik Malaysia’, Operasikan Boeing 737 Max 8

Malindo Air merupakan yang namanya merupakan gabungan nama kedua negara, Malaysia dan Indonesia. Maskapai ini merupakan hasil kerja sama antara National Aerospace and Defence Industries (NADI) Malaysia dan . Malindo Air beroperasi mulai tanggal 22 Maret 2013 dengan melayani rute penerbangan domestik. Malindo Air menyediakan kursi kelas ekonomi dan .

Malindo Air menyediakan fasilitas TV pribadi di setiap kursinya. Anda juga dapat menikmati makanan dan minuman gratis yang disediakan pihak maskapai selama berada di dalam pesawat. Apabila Anda ingin memesan makanan yang lain, dapat melakukan pemesanan setidaknya sekitar 24 jam sebelum pesawat take off agar disiapkan terlebih dahulu oleh awak pesawat.

Maskapai ini menyediakan tempat duduk untuk kelas ekonomi dengan panjang 81 cm atau 32” dan tempat duduk dengan panjang 114cm(45”) untuk kelas bisnis. Masing-masing kelas menyediakan kenyamanan dan media hiburan selama penerbangan. Fasilitas TV pribadi di setiap kursi nya dapat menjadi hiburan bagi Anda. Fasilitas in flight entertainment tersebut dapat untuk menonton acara favorit maupun bermain game.

Malindo Air memberikan fasilitas bagasi untuk penumpang kelas ekonomi, yaitu disediakan bagasi gratis seberat 15kg, sedangkan untuk penumpang kelas bisnis seberat 30kg. Penumpang hanya boleh membawa satu tas tangan dengan berat 7kg dan dimensi ukuran 56cm x 36cm x 23cm ke dalam kabin pesawat.

Sehubungan dengan maskapai ini, baru-baru ini Malindo Air berganti nama menjadi Batik Malaysia. Dikutip dari liputan6.com, rebranding ini berbarengan dengan seremonial penerbangan pertama Boeing 737 Max 8 di Kuala Lumpur International Airport (KLIA).

Co-founder Lion Air, Rusdi Kirana mengatakan bahwa tujuan rebranding ini adalah untuk memperluas integrasi antara Indonesia dan Malaysia. Untuk jangka waktu kedepan, penumpang dapat memilih rute penerbangan gabungan yang ditawarkan Batik Air Indonesia atau Malaysia.

“Supaya dia di integrated. Sekarang kan Malindo terbang Kuala Lumpur – Bali – Brisbane, nah kalo namanya Malindo ketika dia terbang dari Jakarta kita paketnya susah. Tapi kalo namanya sama, ketika konsumen buka website nanti penerbangannya bisa intergrate,” ujar Rusdi saat ditemui di Kuala Lumpur, Senin (22/5/).

Hal tersebut dicontohkan, ketika penumpang akan terbang ke Hongkong, ia dapat memilih terbang Jakarta-Kuala Lumpur naik Batik Indonesia, kemudian penerbangan Kuala Lumpur- Hong Kong dengan Batik Malaysia.

Dengan dilakukan rebranding, diharapkan mampu memperluas jaringan serta memudahkan penumpang. Seperti yang dilansir Antara, CEO Malindo Air Chandran Rama Muthy mengatakan maskapai ini menyediakan kapasitas penumpang sebanyak 11 juta penumpang, namun tingkat keterisiannya hanya 5,8 juta penumpang pada tahun ini, dan akan meningkatkan menjadi delapan juta penumpang pada tahun depan.

Mengoperasikan Boeing 737 Max 8 Pertama di Dunia

Selain mengenai rebranding, Malindo Air juga mencapai prestasi lain, yaitu menerbangkan untuk yang pertama kali pesawat Boeing 737 Max 8. Maskapai ini memiliki kesempatan untuk menerbangkan unit pesawat Boeing 737 Max pertama di dunia.

CEO Malindo Air mengatakan bahwa Boeing 737 Max 8 akan menjadi armada utama di maskapai ini. Jenis pesawat ini memiliki kemampuan efisiensi bahan bahar 8 persen. Selain itu, pesawat ini juga mampu terbang lebih lama selama 7 jam 30 menit tanpa mengisi bahan bakar.

Jenis Boeing 737 Max 8 ini juga yang pertama memiliki fitur double winglet. Mesin pesawat ini mampu 40% lebih senyap. Pesawat ini juga dapat membawa bagasi dengan jumlah lebih banyak.

Selain itu, pesawat dengan 180 kursi ini hanya memiliki satu lorong, sehingga tampilan bodi menjadi lebih ramping. Interior pesawat dilengkapi dengan desain khas Boeing Sky Interior.

Malindo Air hingga kini telah melayani kurang lebih 14 negara, diantaranya Malaysia, Indonesia, Thailand, Bangladesh, Sri Lanka, Vietnam, Hong Kong, Nepal, Pakistan, India, Australia, Singapore, Taiwan, dan China.

Pesawat Boeing Max 8 diharapkan mampu membuat Malindo Air menjadi maskapai yang mampu memperluas jangkauan penerbangannya. Hal ini disebabkan karena pesawat jenis ini memiliki kemampuan untuk pergi ke destinasi lebih jauh dan memiliki key role dalam memberikan penerbangan tarif rendah kepada konsumen.

Untuk Malindo Air, misalnya Anda bepergian dari Jakarta-Cengkareng menuju Kuala Lumpur, dibandrol dengan kisaran Rp 661.000- Rp 1.681.000. Lebih lengkapnya, Anda dapat melihatnya di website resmi atau di situs website pemesanan tiket.

Menjelang Ramadhan dan Lebaran, Lion Grup jauh-jauh hari telah memberitahukan akan memberikan promo tiket kepada penumpang yang ingin booking tiket sejak dini. Penumpang yang akan bepergian mudik dengan menggunakan maskapai dalam naungan Lion Group (Lion Air, Batik Air, Wings, Malindo dan Thai Lion) akan diberikan diskon sebesar Rp 100.000/kursi (berlaku kelipatan).

Keuntungan lain selama periode 22-26Mei 2017, setiap transaksi pesawat maupun hotel akan mendapatkan Triple Tix Point, yaitu Tix Point yang didapat customer akan dikalikan 3x dengan jumlah Tix Point yang didapatkan.

Loading...