Maksimalkan Pasar Ekspor dan JKN, Merck Targetkan Kenaikan Penjualan Double Digit

Jakarta – PT Merck Tbk, salah satu perusahaan terkemuka di bidang farmasi dan kimia, menargetkan kenaikan di tahun 2016 ini. Berfokus untuk menumbuhkan hingga 2 digit, Merck mematok target kenaikan antara 10-15% dari tahun lalu yang mencapai Rp 983,44 miliar.

“Untuk total penjualan kami optimistis tahun ini tumbuh double digit tapi tidak akan sampai 15%,” ujar Direktur Keuangan Merck Bambang Nurcahyo, kemarin (29/3).

Bambang mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi untuk merealisasikan hal tersebut. Pihaknya juga telah mencadangkan dua teranyar untuk menggenjot kinerja divisi consumer health, yakni Neurobion dan Sangobion. Sedangkan pada sektor bisnis obat resep Biopharma, Merck akan lebih intensif berkontribusi pada Jaminan Nasional (JKN).

Terkait sumbangsih JKN dalam mendongkrak penjualan, Merck memperoleh sekitar 30% dari total pendapatannya di tahun 2015 lalu. Tahun ini, Bambang menargetkan kontribusi JKN akan melampaui angka 30% pada total pendapatan Merck. Optimisme pertumbuhan kinerja Merck, diakui Bambang, tidak lepas dari stimulus yang akan memicu .

Merck juga berencana untuk memperluas jangakauan di ekspor. Hal ini disebutkan oleh Direktur ‎Pabrik PT Merck Tbk Arryo Aritrixso Wachjuwidajat. Ia mengatakan bahwa Merck telah membuka di Yunani dan Panama sejak tahun lalu. Selanjutnya, Merck akan menjajaki baru di Afrika dan Timur Tengah pada tahun ini.

karena banyak banget, yang saya ingat Bahrain, Saudi Arabia dan Kenya,” kata Arryo.

Tak sekedar omong kosong, Merck akan mendatangkan -mesin baru serta melakukan pengembangan infrastruktur demi menaikkan angka produksi hingga 35-40%. Meski begitu, perusahaan belum mengkonfirmasi berapa detil jumlah belanja modal yang akan digunakan untuk tahun 2016.

“‎Tahun 2015 belanja modal Rp 41 miliar. Angka pasti 2016 belum bisa (disebutkan), secara umum akan di kisaran angka sama tahun lalu,” pungkas Arryo.

Loading...