Makin Pesat, Bisnis Baju Online Bisa Hasilkan Omzet Rp200 Juta per Bulan

Perkembangan busana yang selalu dinamis membuat peluang membuka di bidang ini sangat terbuka. Bahkan, dengan modal minim, pelaku bisnis ini bisa meraih omzet yang menggiurkan jika dijalani dengan tekun.

“Awalnya, saya merintis usaha ini dengan menjadi reseller,” kata salah satu pelaku bisnis busana online, Widya Sesarika.” Jadi, mencoba menangkap peluang melalui yang sedang tren pada waktu itu.”

Karena ingin mengembangkan bisnisnya, pemilik Steddystore ini pun banting setir dari reseller menjadi desainer sekaligus pemasar produksi. “Untuk desain dan pemasaran, kami lakukan sendiri. Namun untuk produksi, kami bekerja sama dengan vendor,” ungkapnya.

Dengan produk pakaian berharga di kisaran Rp120 ribu hingga Rp170 ribuan, Widya mengaku bisa meraih omzet hingga Rp200 juta per bulan. “Kami selalu mengedepankan daripada kuantitas. Efeknya, yang memesan tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri,” sambung Widya.

Hampir senada, pelaku bisnis baju online lainnya, Nita, juga mengakui bahwa saat ini, peminat baju online semakin tinggi. Bahkan, ia mengaku sering kehabisan stok dan tidak mampu memenuhi kebutuhan .

“Untuk wanita, barang paling laris selama ini adalah baju, jilbab, dan tas,” kata Nita. “Sementara untuk pria, permintaan bisa berupa jaket, kemeja, hingga celana jeans.”

Nita mengaku, telah menekuni bisnis ini selama dua tahun. “Biasanya, menjelang Ramadan dan Lebaran, permintaan akan mengalami peningkatan, terutama baju gamis serta koko gamis untuk pria,” sambung Nita.

Loading...