Makin Perkasa, Rupiah Tinggalkan Level Rp14.000 di Awal Pekan

Rupiah menguatRupiah mengawali transaksi dengan menguat 63 poin atau 0,44% ke level Rp13.995 per dolar AS (Sumber : best-pft.com )

JAKARTA – terus melanjutkan positif pada pembukaan awal pekan (25/2) ini. Seperti dilaporkan Bloomberg Index, Garuda mengawali transaksi dengan menguat 63 poin atau 0,44% ke level Rp13.995 per dolar . Sebelumnya, spot sudah ditutup 13 poin atau 0,09% di posisi Rp14.058 per dolar pada akhir pekan (23/2) kemarin.

“Tenggat waktu perundingan perdagangan antara AS dan semakin dekat dan progres perbincangan kedua negara itu dinantikan pelaku ,” ujar ekonom Bank Central Asia, David Sumual, dilansir Kontan. “Kalau tidak ada kesepakatan, bisa jadi perundingan akan diperpanjang kembali. Sentimen ini akan membuat mata uang emerging market, termasuk rupiah, menguat.”

Kabar terbaru, Wakil Perdana Menteri (PM) China, Liu He, akan tinggal di Washington selama akhir pekan waktu setempat. Presiden AS, Donald Trump, dan Liu menyebut, mereka bisa memperpanjang batas waktu negosiasi dari semula 1 Maret 2019. Beberapa hari lalu, AS dan China kabarnya akan memperpanjang putaran perundingan perdagangan. Perundingan antara lain mencakup bidang pertanian, hambatan non- dan , transfer teknologi, dan kekayaan intelektual.

Sementara itu, menurut analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong, penguatan rupiah yang terjadi pada akhir pekan kemarin termasuk tipis. Begitu juga dengan pelemahan dolar AS yang cukup tipis dan cenderung stagnan karena minim data ekonomi. Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tidak banyak juga disebabkan pelaku pasar masih cenderung wait and see.

“Sementara, dari dalam negeri, keputusan Bank Indonesia untuk menahan di level 6% dalam jangka pendek akan menahan penguatan rupiah,” papar Lukman. “Untuk pergerakan hari ini, rupiah diproyeksikan akan cenderung datar terhadap dolar AS karena minim data ekonomi, di kisaran Rp14.000 per dolar AS hingga Rp14.125 per dolar AS.”

Loading...