Mahasiswa Ini Sulap Limbah Kardus Jadi Bisnis yang Bernilai Jual Tinggi

Selama ini banyak yang kurang peduli dengan sampah dan enggan memilah sampah kering dan sampah basah. Padahal, jika bersedia untuk sedikit repot sebenarnya beberapa sampah memiliki jual yang cukup menguntungkan.

Misalnya saja kertas bekas akan dihargai sekitar Rp 1.000/kg di sampah, kemudian jenis limbah plastik dihargai Rp 5.000 per kilogram. Lalu kertas dupleks atau dus tipis harganya Rp 300. Sedangkan yang paling mahal adalah limbah logam seperti panci aluminium Rp 6.000/kg.

Selain dijual ke bank sampah, limbah-limbah tersebut bisa menjadi sebuah karya seni yang memiliki di tangan orang-orang yang kreatif. Misalnya saja seperti kaya 4 mahasiswa Desain Industri (Despro) asal ITS, yakni Angger Diri Wiranata, Indra Syamsu, Muh. Arif Susanto, dan Octiana Dwi Anggara.

Di tangan keempat anak muda ini, limbah kardus pun bisa berubah menjadi tempat duduk. Angger mengaku berhasil memanfaatkan kertas kardus menjadi furnitur interior atau furnitur pembantu display produk di pertokoan lantaran telah mengkolaborasikan kemampuan masing-masing individu (co-working system).

“Kami berkreasi dengan menyatukan skill kita masing-masing, sehingga Dus Duk Duk atau kardus untuk duduk ini punya nilai lebih,” ujar Angger.

Ide limbah kardus itu sendiri terinspirasi dari tugas semasa kuliah dulu. Ketika karya buatan mereka dipamerkan, rupanya banyak orang tertarik dengan karya kardus itu. Setelah pameran usai, ia pun memutuskan untuk melanjutkan karya hasil tugas itu bersama ketiga temannya untuk dijadikan ladang .

“Kita bagi jobdesk sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga tidak ada yang terbebani, dan kita saling melengkapi,” akunya.

Karya tersebut pun disertakan dalam sejumlah pameran mulai dari skala kampus hingga yang berskala provinsi. Mereka pun juga gencar untuk mempromosikan produk Dus Duk Duk lewat media agar lebih dikenal masyarakat. “Hasilnya cukup luar biasa, dari situ banyak pesanan yang masuk, bahkan ada pesanan juga dari luar negeri,” tandasnya.

Loading...