LTV Dilonggarkan, DP Rumah Turun Mulai Agustus 2016

Jakarta – Ada kabar baik bagi Anda yang berniat membeli dengan memanfaatkan fasilitas pemilikan rumah (). Dalam waktu dekat, (BI) akan memperlonggar aturan Loan To Value (LTV) atas KPR, sehingga uang muka atau Down Payment (DP) yang Anda bayarkan menjadi lebih rendah nominalnya.

Dilansir Kompas, kebijakan ini akan mulai berlaku pada karena menunggu diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia (PBI).

Aturan baru ini berlaku untuk pembayaran uang muka rumah tapak pertama (landed house) dengan luas lebih dari 70 m2 sebesar 15% dari rumah, 20% untuk rumah kedua, serta 25% untuk rumah ketiga.

Sedangkan untuk rumah tapak dengan luas 22-70 m2, perubahan LTV ini membuat pembeli cukup membayar DP sebesar 15% untuk rumah kedua dan 20% untuk rumah ketiga.

Bukan hanya landed house, aturan ini juga akan diberlakukan pada pembelian kredit rumah susun (rusun). Pembeli rusun pertama dengan luas diatas 70 m2 diharuskan membayar DP hanya sebesar 15% saja.

Sedangkan untuk rusun kedua dikenakan uang muka sebesar 20%, serta 25% untuk rusun ketiga.

Jika Rusun yang akan dibeli memiliki luasan antara 22-70 m2, maka pembeli hanya dikenakan DP 10%. Selanjutnya adalah DP 15% untuk rusun kedua dan 20% untuk rusun ketiga.

Besaran DP rusun pada kategori ini sama dengan besaran DP yang harus dibayarkan untuk rumah seluas 21 m2. Hanya saja, tidak ada pembayaran DP untuk pembelian rusun pertama.

Loading...