Lokalisasi Industri Internet, Indonesia Tidak Harus Tiru China

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menjadi pasar yang menarik bagi perusahaan internet dan media sosial. Namun, pelaku industri digital telah kecewa terhadap beberapa kebijakan pemerintah Indonesia, seperti memblokir akses Netflix, menekan perusahaan jasa internet asing untuk melokalisasi operasional mereka, hingga penerbitan peraturan perlindungan yang mengharuskan perusahaan menyimpan catatan pribadi warga Indonesia di dalam negeri.

Menurut pemerintah Indonesia, lokalisasi dipandang sebagai tuas untuk mempercepat industri internet. juga telah menekankan tujuan ini ketika berkunjung ke Silicon Valley, AS, pada Februari lalu.

“Dalam upaya mengamankan investasi digital asing, Indonesia tampaknya meniru upaya yang telah dilakukan oleh China,” kata Analis dan Managing Director Intercendent yang berbasis di Hong Kong, Ross O’Brien. “Tetapi, motivasi terbesar adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan penerimaan dan keyakinan bahwa penggunaan internet yang luar biasa di Indonesia bisa menciptakan pendapatan yang cukup besar di luar .”

Sayangnya, Indonesia tidak memiliki kecakapan manufaktur, kedalaman modal, keterampilan, dan infrastruktur layaknya China. Selain itu, meski dengan 250 juta penduduk membuat Indonesia memiliki yang cukup kuat dengan pertumbuhan PDB lebih dari 5% per tahun, tetapi ada perbedaan signifikan antara Indonesia dengan China untuk menciptakan “kedaulatan digital” dengan memanfaatkan aset .

“Pertama, upaya lokalisasi China telah jauh lebih komprehensif daripada Indonesia, terutama di sektor teknologi tinggi,” sambung O’Brien. “Kedua, setelah China memperoleh ekosistem telekomunikasi ke dalam bentuk yang cukup mandiri, secara sistematis internet asing ditutup dengan raksasa internet domestik.”

Perbedaan kedua ini, tambah O’Brien, tentu saja sebagai peringatan untuk Indonesia. “Sudah terlalu terlambat bagi Jakarta untuk membuat paralel alam semesta internet sendiri, dan itu tidak akan menjadi kebijakan pengembangan industri yang masuk akal atau kebijakan yang efektif,” lanjutnya.

Loading...