Lion Air Cetak Pilot Berkualitas Lewat Sekolah Penerbang AAA, Ini Kisaran Biayanya

Angkasa Aviation Academy (AAA) merupakan salah satu sekolah penerbangan yang ada di Indonesia dan dibangun sejak tahun 2010. Awalnya, AAA mengusung nama Wings Flying School. Namun sejak tahun 2014, maskapai selaku pengelola sekolah penerbangan ini mengubah namanya menjadi Angkasa Aviation Academy.

Sekolah penerbangan milik Lion Air ini memiliki cabang di beberapa kota, mulai dari , Balaraja , dan . “Sampai dengan saat ini Angkasa Aviation Academy telah mencetak 300 penerbang dan beberapa diantaranya telah menjadi Captain di maskapai Lion Air Group,” kata General Manager AAA, Captain Audy L Punuh.

Audy mengungkapkan jika AAA akan terus melakukan inovasi untuk mencetak pilot-pilot yang berkualitas. Hingga kini Lion Air Group tercatat sudah menjalin kerjasama dengan Airbus Training Organization untuk meningkatkan standar kurikulum dan program training yang berkesinambungan. Saat ini Angkasa Aviation Academy telah mengoperasikan sekitar 40 pesawat latih Cessna 172 G1000 untuk mencetak calon-calon pilot yang terampil dan berkualitas.

Untuk bisa terdaftar di AAA, ada beberapa yang diterapkan oleh Lion Air, antara lain siswa yang mendaftar harus berjenis kelamin dengan tinggi 165 cm dan proporsional, kemudian lulusan SMA/SMK Elektro/Mesin/Sederajat berusia 18 tahun atau maksimal 25 tahun, dan siswa juga bisa berasal dari lulusan S1/DIII 27 tahun dengan IPK min 3.

Jika berdasarkan referensi tahun 2015 lalu, Lion Air Group menetapkan biaya sekolah di Angkasa Aviation Academy sekitar Rp 650 jutaan. Untuk biaya terupdate tahun ini dapat ditanyakan langsung melalui Angkasa Aviation Academy Cirebon (0231) 488492, Balaraja Tangerang (021) 29881000, atau Palangkaraya (0536) 4200097.

Loading...