Libur Pilkada, Rupiah Lanjut Melemah di Rabu Sore

Rupiah - www.cnbcindonesia.comRupiah - www.cnbcindonesia.com

masih bergerak pada perdagangan Rabu (27/6) sore ketika pasar keuangan dalam negeri libur karena adanya Pilkada serentak. Menurut yang diturunkan The Wall Street Journal pada pukul 15.33 WIB, mata Garuda terpantau turun 43 poin atau 0,30% ke level Rp14.240 per dolar AS. Sementara, menurut data XE Converter, mata NKRI berada di posisi Rp14.232 per dolar AS.

Sementara, dari pasar global, indeks dolar AS masih bergerak cukup stabil terhadap sekeranjang mata uang utama pada hari Rabu, di tengah kekhawatiran konflik perdagangan yang berkepanjangan. Siang tadi, mata uang Paman Sam nyaman bergerak di level 94,652, setelah semalam sempat naik 0,4% untuk menghentikan penurunan dalam empat sesi sebelumnya.

“Kurs dolar AS diperkirakan akan menguat terhadap beberapa mata uang dunia, khususnya terhadap euro, akibat makin tingginya potensi kenaikan impor mobil dari Eropa sebesar 20% yang dicanangkan Presiden Donald Trump,” kata ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail, dikutip Kontan. “Rupiah berpeluang melemah menunggu Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia besok.”

Seperti dilansir Reuters, meski pelonggaran sederhana di tengah kekhawatiran atas meningkatnya tensi perdagangan antara AS dan mitra dagangnya telah mengangkat dari level rendah dalam dua minggu di 94,171, namun kewaspadaan pasar masih membatasi mata uang tersebut. Menggarisbawahi kehati-hatian , pasar di Asia memperpanjang tren penurunan pada hari ini.

“Tensi perdagangan ini mulai berdampak nyata pada perilaku perusahaan dan ini adalah perbedaan dari tahap awal dari deretan perdagangan,” ujar presiden di FPG Securities di Tokyo, Koji Fukaya. “Tren ‘risiko off’ telah mulai berdampak pada perusahaan di pasar negara maju, mengaburkan prospek ekonomi mereka dan menekan permintaan dolar AS.”

Loading...