Lebih Ramah Lingkungan, Kayu Veneer Dijual Mulai Harga Rp 28.000/m2

kini sudah semakin sadar dengan yang berprinsip eco friendly alias ramah lingkungan. Selain membuat sebuah terasa sejuk dan nyaman, penerapan bangunan yang ramah lingkungan ternyata juga dianggap lebih ekonomis.

Menurut arsitek dari SUB Architects, Wiyoga Nurdiansyah, umumnya material bangunan yang beredar di saat ini sudah mulai peduli dengan lingkungan. Contohnya saja asbes yang sudah tak lagi memakai bahan dasar asbestos dan pemakaian bata ringan untuk menggantikan bata merah. “Masyarakat belakangan juga mulai peduli hal-hal seperti itu dalam pembangunan rumah,” papar Wiyoga.

Pemakaian material ramah lingkungan pun menurutnya juga bisa menghemat biaya dalam pembangunan sebuah hunian. Misalnya saja dengan tidak memakai kusen pintu dan jendela alias frameless untuk mengurangi pembelian atau pemanfaatan lapis seperti veneer dan hpl (high pressure laminate) yang harganya lebih murah dari solid.

Veneer sendiri adalah lembaran kayu yang didapat dari proses pengupasan kayu jenis-jenis tertentu dan menghasilkan lembaran dengan ketebalan antara 0,24 mm hingga 0,6 mm. Selain dapat dipakai menjadi bahan finishing pada kayu lapis dan blockboard, veneer juga bisa menjadi bahan baku pembuatan kedua tersebut. Bahkan veneer juga bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku pembuatan laminated wood.

Sebagai , berikut terbaru berbagai jenis kayu veneer di pasaran saat ini:

Jenis Kayu VeneerUkuranHarga/m2 (Rp)
Panjang (cm)Lebar (cm)Tebal (mm)
White oak PAB (panel)200-340Lebih dari 100,5-0,682.500
White oak FA90-19047.500
Walnut PAB200-34085.000
Walnut FA90-19050.000
Maple PAB200-34082.500
NyatohLebih dari 20028.000
JatiLebih dari 20085.000
Eboni60-260365.000
SungkaiLebih dari 20050.000
SonokelingLebih dari 20085.000
Amara60-260165.000
Loading...