Lebih Praktis, Biaya Bangun Rumah via Kontraktor Mulai Rp2,5 Jutaan/M2

Bangun Rumah via Kontraktor - www.desainrumahidamanku.xyz

menjadi salah satu kebutuhan sangat pokok bagi masyarakat, selain dan pakaian. Saat ini, untuk mendapatkan , Anda bisa membelinya dalam bentuk jadi melalui developer atau melalui iklan di massa. Namun, jika Anda ingin sebuah hunian yang sesuai dengan selera pribadi, maka Anda bisa membangun rumah impian Anda sendiri.

Untuk membangun rumah pribadi, Anda bisa menggunakan jasa kontraktor . Bahkan, seiring dengan perkembangan teknologi, kini juga muncul jasa membangun rumah atau kontraktor secara , yang bisa menjadi solusi di zaman modern ini. “Membangun rumah dengan jasa dan menggunakan jasa kontraktor akan lebih menghemat biaya,” jelas pengelola bangunrumahonline.com atau BRO, Isna.

“Pasalnya, kebutuhan , manajemen tukang, maupun biayanya sudah dihitung lebih cermat dan jadi tanggung jawab kontraktor,” sambung Isna. “Klien tidak perlu lagi mengawasi kerja tukang bangunan setiap saat karena sudah diawasi kontraktor. Selain itu, yang direalisasikan juga sudah ada di dalam kontrak, sampai ukuran dan dan klien dapat mengecek secara berkala.”

Senada, pengelola website renovasi123.com, Adi, mengatakan bahwa saat menggunakan jasa kontraktor, pelanggan bisa menghemat biaya karena mereka lebih banyak mendengarkan terlebih dulu bujet atau anggaran biaya yang disiapkan klien. “Dengan begitu, kontraktor bisa menyarankan untuk menggunakan material bangunan yang bermutu dan tepat sasaran,” kata Adi.

Biaya yang dibutuhkan untuk menggunakan jasa kontraktor dalam membangun rumah sendiri bervariasi, tergantung ukuran bangunan dan model desain yang ingin dibuat. Untuk rumah ukuran menengah atau standar, biaya yang dibutuhkan mulai Rp2,5 juta per m2, sedangkan rumah mewah bisa menelan biaya Rp3,5 juta hingga Rp4,5 juta per m2. Sementara, rumah model lux, biayanya bisa mencapai di atas Rp4,5 juta per m2.

Meski demikian, pengguna jasa kontraktor rumah ini juga harus berhati-hati dan harus tahu jasa yang dipromosikan, termasuk latar belakangnya. “Kalau mau membangun rumah, prioritas dahulu yang diutamakan. Bangun yang memang menjadi prioritas,” saran Direktur D’Zain Architecture, Zahni Zihar.

Loading...