Lebih Hemat, Harga Refill Toner HP 85a Berkisar Rp 60-80 Ribuan

refill, toner, 85a, HP, laserjet, teknisi, memasang, sendiri, Rp 60, 80, ribuan, bervariasi, harga, cartridge, kartrid, kosong, diisi, kembali, habis, printer, tinta, pihak, ketiga, original, lebih, mahal, hemat, hasil, sama, kekurangan, kelebihanKomponen-komponen toner (wired.com)

Refill atau isi ulang merupakan metode pengisian cartridge kosong yang sudah habis untuk diisi kembali, supaya bisa digunakan lagi. Dengan adanya metode ini, Anda tidak perlu lagi membeli original yang harganya relatif lebih . Dengan melakukan pengisian kembali (refill), Anda cenderung lebih hemat.

refill toner bervariasi. Misalnya untuk refill toner HP Laserjet 85A, harganya sekitar Rp 60 hingga Rp 80 ribuan. Untuk memasang refill tersebut, Anda bisa meminta tolong kepada teknisi, atau bisa juga dengan memasang sendiri. Jika memasang sendiri, sebelumnya perlu disiapkan beberapa , seperti obeng + dan -, tissue, dan serbuk toner.

Keuntungan lain dari refill toner, selain hemat, hasilnya pun dianggap sama dengan pemakaian toner yang original. Selain memiliki kelebihan, ada kekurangannya, pemakaiannya yang dianggap hanya mampu mencetak jumlah separuh dari jumlah yang mampu dicetak toner original. Anda juga hanya bisa mengisi maksimal 3 kali isi refill.

Sebagian besar orang mungkin tidak ingin membeli tinta printer cartridge. Di dalam laporan konsumen, sebagian besar survei tahunan printer menemukan bahwa sebesar 37% responden mengatakan bahwa mereka telah mencoba tinta printer cartridge pihak ketiga, yang lebih murah harganya daripada produk original dari sebuah merek/brand.

Hal itu menjadi mudah untuk dianalisis, jika menggunakan tinta original akan menghabiskan uang kurang lebih $700 atau sekitar Rp 9,6 juta selama 5 tahun. Data itu berdasarkan kalkulasi dari CR (Consumer Report).

Biasanya, tinta printer pihak ketiga dilengkapi dengan kartrid isi ulang, atau isi ulang yang dengan harga diskon. Persoalan tinta printer dari pihak ketiga (perusahaan selain produsen asli tinta printer) pernah dimuat di dalam sebuah berita. Seperti pada saat perusahaan pihak ketiga, Lexmark International, dapat mengisi ulang kartrid toner yang semula oleh produsen printer.

Lexmark berpendapat bahwa pengadilan setempat (Impression Court) telah melanggar hak patennya dalam mengisi ulang dan menjual kembali kartrid tersebut. Tetapi, beberapa organisasi kelompok konsumen memuji keputusan yang diambil oleh Mahkamah Agung setempat.

“Kami percaya ini merupakan langkah positif untuk persaingan, , dan pilihan konsumen. Ini adalah kemenangan bagi konsumen dan usaha kecil,” ujar Jessica Rich, wakil presiden Consumer Reports untuk kebijakan konsumen dan mobilisasi.

Namun, meski banyak konsumen menyukai tinta printer yang disediakan oleh pihak ketiga, produk yang dijual mungkin saja mengalami kerugian. Produk-produk tersebut tidak selalu bekerja dengan baik. Hal itu menurut penguji Consumer Reports, dan perusahaan ketiga mungkin saja dapat membatalkan garansi printer yang Anda miliki.

Rich Sulin, pemimpin program pengujian printer, mengatakan bahwa dari beberapa sampel printer ada yang bekerja tanpa masalah, tetapi ada pula yang bermasalah. “Beberapa tinta pihak ketiga mungkin akan bekerja pada awalnya, tetapi akan dengan cepat menyumbat kepala printer.”

Loading...