Lebih dari 10 Minggu, Harga Minyak RON 97 Tak Kunjung Menyusut

Minyak RON 97 - petrolpricemalaysia.infoMinyak RON 97 - petrolpricemalaysia.info

atau petrol RON 95 dan RON 97 di Malaysia ternyata tidak kunjung menyusut. Bahkan, sejak tanggal 6 Juli 2017 atau kurang lebih 12 minggu yang lalu, harga petrol di Negeri Jiran ini malah terus mengalami kenaikan. Di minggu ini, petrol RON 97 dengan harga 2,52 ringgit atau 0,04 sen dari minggu sebelumnya.

Seperti diketahui, harga minyak petrol RON 95, RON 97, dan harga minyak diesel di Malaysia selalu diperbarui setiap minggunya, yaitu di hari Rabu waktu setempat, yang didasarkan pada harga Means of Platts Singapore (Mops) dan ringgit terhadap dolar AS. Selain minyak RON 97, harga minyak petrol RON 95 untuk pekan yang berlangsung 14-20 September 2017 juga naik 0,01 sen menjadi 2,21 ringgit, sedangkan minyak diesel naik 0,09 sen menjadi 2,14 ringgit.

Kenaikan harga minyak yang berlangsung lebih dari 10 minggu ini sontak membuat kesal masyarakat Malaysia. Perkumpulan Pemuda Amanah Nasional mengatakan mereka kesal dengan pemerintah yang menaikkan harga minyak selama 10 minggu beruntun dan menganggap pemerintah tidak memperhitungkan masalah masyarakat yang menghadapi kenaikan hidup.

“Kami kesal karena sikap dan wewenang pemerintah yang menaikkan harga petrol untuk minggu ke-10,” ujar ketua Pemuda Amanah Nasional, Shazni Munir Mohd Ithnin. “Kami akan melancarkan protes dan demo, serta berharap rakyat dapat turut serta untuk menguatkan desakan ke pemerintah agar mengembalikan subsidi petrol.”

Sebelumnya, Perdana Malaysia, Datuk Seri Najib Razak, telah mengatakan bahwa dirinya tidak punya wewenang dalam mengawal perubahan harga minyak mingguan di tersebut. Ketika menyampaikan pidato di Perhimpunan Jawatankuasa Kemajuan dan Keselamatan Kampung (JKKK), JKKK Persekutuan (JKKKP), dan JKKK Orang Asli (JKKKOA) pada Selasa (22/8) lalu, ia mengaku tidak memiliki kuasa atas naik-turunnya harga minyak.

“Saya heran, ketika harga minyak naik karena harga minyak dunia melonjak, pemimpin negara yang terkena getahnya,” ucap Najib. “Namun, ketika harga minyak sedang turun, semuanya diam. Mereka yang menyalahkan saya karena kenaikan harga bakar minyak ini hanya mencoba untuk memainkan sentimen politik.”

Loading...