Langka & Sulit Didapat, Harga Kayu Ulin Per Batang Bisa Sampai Ratusan Ribu Rupiah

Kayu Ulin - kayu-bali.blogspot.co.id

Selama ini beberapa kalangan masyarakat mungkin hanya mengenal kayu jati, meranti, dan berbagai kayu Kalimantan lainnya yang dikenal kuat dan baik untuk dijadikan konstruksi . Padahal ada satu lagi kayu yang tingkat kekuatan dan keawetannya juga cukup baik, yakni kayu ulin. Sayangnya saat ini kayu ulin termasuk dan sulit didapatkan, oleh sebab itu kayu ulin per bisa mencapai ratusan ribu .

Di beberapa tempat, harga kayu ulin per batang antara Rp 125 ribu hingga Rp 250 ribu, tergantung ukurannya. Kayu yang dijuluki kayu besi ini dilindungi karena pohon ulin sendiri dikenal sebagai habitat orangutan Kalimantan. Di sisi lain kayu ulin memiliki nilai jual tinggi karena tinggi pohonnya bisa mencapai 50 meter dan diameter batang mencapai sekitar 120 cm.

“Tekstur kayu ulin sangat kuat dan keras. Tidak mudah membusuk, tahan air, maupun dimakan rayap atau serangga. Kayu ulin atau kayu besi juga mampu bertahan di lingkungannya hingga ratusan tahun,” kata Muh Nur selaku Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK Wilayah Sulawesi, seperti dilansir Liputan 6.

Harga kayu ulin per meter kubik pun cukup mahal, bisa mencapai Rp 25 juta per m3. Oleh sebab itu masyarakat kini mulai banyak yang berpaling dari kayu ulin dan menggunakan kayu kayu meranti atau kapur. Terlebih karena pasokan meranti dan kapur tergolong stabil dibandingkan ulin. “Tapi agak susah sekarang. Orang tak banyak pilih kayu, banyak yang beralih ke baja ringan. Katanya harga lebih murah 50 persen dari harga kayu. Padahal lebih kuat kayu,” kata juragan kayu bernama Rahman.

Menurut Rahman, kayu ulin saat ini semakin susah didapat dan dijual. Oleh sebab itu ia lebih memilih untuk menjual secara atau ecer untuk lokal di kawasan Samarinda saja. “Peminatnya kurang. Makanya saya tidak pernah jual partai. Hasilnya mencapai Rp 4,5 juta. Tetap jual batangan atau paling banyak dibeli enam batang,” jelasnya.

Loading...